Jepang naikkan impor minyak dari Iran 60%

Selasa, 31 Juli 2012 - 14:46 WIB
Jepang naikkan impor...
Jepang naikkan impor minyak dari Iran 60%
A A A
Sindonews.com - Ditengah sanksi ekonomi internasional dari Amerika Serikat (AS) dan Uni Eropa (UE) terhadap Iran, pemerintah Jepang justru meningkatkan jumlah impor minyak dari Iran hingga 60 persen.

Seperti diberitakan Reuters, Senin (31/7/2012), berdasarkan Data terbaru yang dirilis oleh Departemen Keuangan Jepang, menunjukkan bahwa impor minyak mentah di Asia dari Iran pada Juni naik 60,5 persen dibandingkan bulan Mei.

Pembebasab bea impor dari Iran meningkat menjadi 170.389 barel per hari pada bulan Juni, dibandingkan bulan-bulan sebelumnya yakni 106.162 barel per hari.

Pemerintah Jepang membutuhkan lebih banyak pasokan minyak untuk menghasilkan listrik, dikarenakan sebagian besar reaktor nuklir Jepang ditutup akibat efek samping dari gempa bumi dan tsunami tahun lalu.

Keputusan untuk menaikan impor minyak dari Iran sebelumnya telah disampaikan pada 20 Juli oleh industri Jepang dan pemerintah Jepang, guna menjamin ketersediaan pasokan energi nasional. Keputusan pemerintah Jepang untuk menaikan impor minyak berlaku mulai awal bulan ini.

Pemerintah Jepang, sebelumnya telah menandatangani kesepakatan dengan dua perusahaan pelayaran dalam negeri untuk memberikan perlindungan asuransi untuk dua kapal tangker super milik Jepang untuk mentransfer total tiga juta barel minyak mentah Iran sampai akhir Juli.

Sebelumnya, pada 20 Juni dalam sebuah langkah untuk melawan sanksi AS dan UE terhadap Iran, parlemen Jepang telah mengesahkan RUU untuk menyediakan USD7,6 miliar sebagai jaminan untuk kapal pemilik yang mengalihkan minyak mentah Iran.

Siketahui, AS dan sejumlah menteri luar negeri dari UE pada 23 Januari lalu sepakat menjatuhkan sanksi baru bagi Iran. AS dan UE juga akan menjatuhkan sanksi kepada negara manapun yang membeli minyak dari Iran dan melarang penyediaan asuransi bagi perlindungan kapal tanker yang memasok impor minyak dari Iran.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rusia Jadi Pemasok Utama...
Rusia Jadi Pemasok Utama Impor Minyak ke China Juli 2022
Kejagung Ungkap Ahok...
Kejagung Ungkap Ahok Mengetahui Impor-Ekspor Minyak Mentah Pertamina
Neraca Dagang Surplus,...
Neraca Dagang Surplus, Terselamatkan Penurunan Impor
Dulu Ekspor Kini Impor,...
Dulu Ekspor Kini Impor, Bahlil Ingin Produksi Minyak Balik Seperti 1997
CORE: Perdagangan Surplus,...
CORE: Perdagangan Surplus, Tapi Gara-gara Impornya Terkontraksi
Program SSMQC Resmi...
Program SSMQC Resmi Dilaunching untuk Efisiensi Waktu dan Biaya Ekspor Impor
Berita Terkini
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai Besok 15 Juni 2026, Usaha Nasional Didata Tanpa Terkecuali
7 jam yang lalu
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Rosan Jelaskan Kondisi Investasi RI di Istana Merdeka Besok
7 jam yang lalu
Mengapa Harga Pertamax...
Mengapa Harga Pertamax Naik? Kemkomdigi: Karena Indonesia Tak Hidup Sendirian
8 jam yang lalu
Siap-siap! Harga Rumah...
Siap-siap! Harga Rumah Subsidi Bakal Naik, Ini Penyebabnya
11 jam yang lalu
Dorong Penguatan Pendidikan...
Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi Ganda, Endress+Hauser Gelar Education Forum 2026
12 jam yang lalu
IHSG Besok Berpeluang...
IHSG Besok Berpeluang Lanjut Reli ke Level 6.100, Intip Faktor Pendongkraknya
12 jam yang lalu
Infografis
Balas Dendam ke AS,...
Balas Dendam ke AS, China Naikkan Tarif Impor Jadi 125%
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved