Temuan produk beracun di Batam kian marak

Jum'at, 03 Agustus 2012 - 17:21 WIB
Temuan produk beracun...
Temuan produk beracun di Batam kian marak
A A A
Sindonews.com - Kementerian Perdagangan mendapati sejumlah produk yang mengandung zat-zat terlarang saat inspeksi yang dilakukan di pasar daerah Batam, beberapa waktu lalu.

Hal tersebut dipaparkan gamblang oleh Menteri Perdagangan Gita Wirjawan di depan awak media di kantornya, Jumat (3/8/2012). Menurutnya produk-produk yang nilai produksinya mencapai Rp400 juta tersebut umumnya ditemukan di pasar-pasar rakyat.

"Di Batam kita mendeteksi ada produk pangan dan nonpangan, bukan hanya formalin dan pestisida tapi pewarna tekstil yang dipakai. Bisa Rp300 juta sampai Rp400 juta produk nilainya," ujar Gita Wirjawan.

Temuan sejumlah produk yang menggunakan zat beracun tahun ini, menurut Gita, lebih besar dibandingkan tahun lalu. Diakuinya pula, saat ini pemerintah tengah menggencarkan komunikasi dengan Badan POM dan Pemerintah terkait upaya pemberantasan produk-produk tersebut.

"Jauh lebih besar dibandingkan deteksi tahun lalu, tinggal penegakannya bagaimana," papar Gita.

Kementerian Perdagangan bersama Tim Terpadu Pengawasan Barang Beredar (TPBB) melakukan kunjungan kerja ke Batam untuk mengawasi masuknya produk pangan maupun nonpangan. Kunjungan dilakukan di komplek pasar Aviari dan pusat perbelanjaan Nagoya Hill, bulan Juli lalu.

“Pengawasan perlu dilakukan untuk menjamin keamanan mutu produk yang akan digunakan maupun dikonsumsi masyarakat sehingga perlindungan konsumen yang menjadi tugas utama Kementerian terjamin," kata Gita kala itu.

Pada pengawasan di pasar Aviari, ditemukan peredaran produk melamin untuk peralatan makan minum (merek SF) dan produk lampu swaballast (merek AMS) yang diduga tidak memenuhi SNI. "Ada juga telepon seluler (merek SK), blender (merek SS) dan penanak nasi (merek NS) yang tidak dilengkapi dengan petunjuk penggunaan dan kartu garansi dalam bahasa Indonesia," jelasnya.

Sedangkan pada lokasi kedua, Nagoya Hill, Gita juga menemukan produk melamin untuk peralatan makan minum merek SF yang juga diduga tidak memenuhi ketentuan persyaratan SNI. "Akan ditindaklanjuti dengan pengujian di laboratorium untuk mengetahui sejauh mana pemenuhan standar produk terhadap peraturan dan standar yang telah ditentukan," ucapnya.

Pemilihan kota Batam sebagai pantauan khusus, menurutnya karena kota ini merupakan wilayah nonprodusen dimana 90 persen kebutuhan pokok kota Batam dipasok dari luar kota. "90 persen kebutuhan pokok Kota Batam dipasok dari luar kota/pulau Batam sehingga perlu dilakukan pemantauan secara khusus," tandasnya.
(and)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Inaplas Dukung Langkah...
Inaplas Dukung Langkah BSN Hapus SNI Lama demi Kepastian Hukum Industri Pipa
Tak Keberatan, Pengusaha...
Tak Keberatan, Pengusaha Sebut Label SNI Jadi Jaminan Mutu Masker
Peluncuran Pembinaan...
Peluncuran Pembinaan UMK Lewat Aplikasi SNI Bina-UMK
Masker Kain Wajib SNI...
Masker Kain Wajib SNI Harus Dibarengi Bantuan ke Pedagang Kecil
Masker Kain Bakal Wajib...
Masker Kain Bakal Wajib SNI, Gini Lho Cara Mengurusnya
Punya Banyak Warna,...
Punya Banyak Warna, Helm CFM dan YRH Series Diperkenalkan
Berita Terkini
Dukung Ekonomi Berkelanjutan,...
Dukung Ekonomi Berkelanjutan, Jamkrindo Syariah Perkuat Penerapan Prinsip Syariah
38 menit yang lalu
Purbaya Tolak Permintaan...
Purbaya Tolak Permintaan Himbara Perpanjang Tenor Dana SAL hingga Setahun
50 menit yang lalu
100 Jenama Indonesia...
100 Jenama Indonesia Unjuk Gigi di MASA Singapore 2026, Astra Dorong Kolaborasi Bersama
52 menit yang lalu
Mobilitas Makin Hemat:...
Mobilitas Makin Hemat: Nikmati Promo Spesial BRI Kartu Kredit di Aplikasi MyBluebird
1 jam yang lalu
JICT dan Bea Cukai Sinergi...
JICT dan Bea Cukai Sinergi Percepat Penanganan Kontainer Longstay di Pelabuhan
1 jam yang lalu
Defisit APBN 2026 Diprediksi...
Defisit APBN 2026 Diprediksi Bengkak Jadi Rp734,3 Triliun, Setara 2,85% PDB
1 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved