MSKY perluas jangkauan
Kamis, 09 Agustus 2012 - 10:37 WIB
MSKY perluas jangkauan
A
A
A
Sindonews.com – PT MNC Sky Vision Tbk (MSKY) meresmikan pembukaan 23 kantor cabang baru untuk memperluas jangkauan layanan televisi berbayar. Penambahan kantor perwakilan baru tersebut diharapkan bisa meningkatkan kinerja perseroan di masa mendatang. Dengan pembukaan beberapa kantor baru, jumlah kantor cabang milik MSKY di seluruh Indonesia kini telah mencapai 84 kantor cabang.
Direktur Utama MSKY Rudy Tanoesoedibjo mengatakan, pembukaan kantor cabang baru merupakan realisasi dari serangkaian rencana perusahaan setelah go public.
”Penambahan kantor cabang baru akan mempermudah MSKY memberikan layanan yang lebih baik dan cepat kepada pelanggan,” kata dia di sela peresmian 23 kantor perwakilan di Jakarta kemarin. Dia mengatakan,keberadaan kantor perwakilan baru ini diyakini akan lebih mampu mendekatkan perseroan dengan pasar-pasar baru yang belum sempat terjangkau. Jumlah pelanggan MSKY pun dipastikan akan terus meningkat lebih pesat.
Beberapa kantor perwakilan baru tersebut berada di Bima, NTB; Berau, Kalimantan Timur; dan Blitar,Jawa Timur. Sebagai informasi, jumlah pelanggan MSKY meningkat dari 1,16 juta pada akhir 2011 lalu menjadi 1,41 juta pelanggan per 30 Juni 2012. Dengan demikian, pelanggan mengalami peningkatan sekitar 248.500 selama semester I/ 2012. Padahal, target pelanggan yang ditetapkan perseroan untuk semester I/2012 hanya sebanyak 1,35 juta.
Perseroan meyakini penambahan kantor cabang baru masih akan dilakukan pada tahun ini. Hal itu seiring dengan masih besarnya pasar televisi berbayar. Di sisi lain,perseroan terus meningkatkan kualitas layanan dengan menambah program eksklusif. MSKY menargetkan, hingga akhir tahun bisa menguasai market share hingga 75 persen. Saat ini PT MNC Sky Vision memiliki beberapa merek televisi berlangganan yang sudah dikenal yakni Indovision,Top TV, dan OkeVision.
Melalui ketiga merek tersebut, perseroan menawarkan kepada pelanggan pilihan luas mencakup saluran televisi lokal dan internasional yang disiarkan langsung ke rumah atau tempat usaha pelanggan melalui transponder S-band menggunakan satelit Indostar-II. MSKY mencatat peningkatan kinerja yang memuaskan pada akhir semester I/ 2012. Perseroan juga mampu membukukan peningkatan pendapatan sebesar 36 persen menjadi Rp1,1 triliun dibandingkan pendapatan periode yang sama di tahun lalu sebesar Rp814 miliar.
Melonjaknya pendapatan MSKY karena meningkatnya jumlah pelanggan. Laba usaha pada semester I/ 2012 meningkat 40 persen menjadi Rp236 miliar dari Rp169 miliar pada periode yang sama 2011. Laba sebelum dikurangi beban bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi (EBITDA) pada semester I/2012 juga meningkat 35 persen menjadi Rp461 miliar dari Rp342 miliar pada semester I/ 2011. Dalam kesempatan yang sama, Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring berharap,MSKY bisa memberikan kontribusi bagi keutuhan bangsa dan negara.
Tifatul mengatakan, untuk menjaga kebersamaan, semua pihak harus saling bersinergi demi kemajuan negara di masa depan. “NKRI merupakan warisan dari orang tua dan pejuang bangsa,”tutur dia.
Direktur Utama MSKY Rudy Tanoesoedibjo mengatakan, pembukaan kantor cabang baru merupakan realisasi dari serangkaian rencana perusahaan setelah go public.
”Penambahan kantor cabang baru akan mempermudah MSKY memberikan layanan yang lebih baik dan cepat kepada pelanggan,” kata dia di sela peresmian 23 kantor perwakilan di Jakarta kemarin. Dia mengatakan,keberadaan kantor perwakilan baru ini diyakini akan lebih mampu mendekatkan perseroan dengan pasar-pasar baru yang belum sempat terjangkau. Jumlah pelanggan MSKY pun dipastikan akan terus meningkat lebih pesat.
Beberapa kantor perwakilan baru tersebut berada di Bima, NTB; Berau, Kalimantan Timur; dan Blitar,Jawa Timur. Sebagai informasi, jumlah pelanggan MSKY meningkat dari 1,16 juta pada akhir 2011 lalu menjadi 1,41 juta pelanggan per 30 Juni 2012. Dengan demikian, pelanggan mengalami peningkatan sekitar 248.500 selama semester I/ 2012. Padahal, target pelanggan yang ditetapkan perseroan untuk semester I/2012 hanya sebanyak 1,35 juta.
Perseroan meyakini penambahan kantor cabang baru masih akan dilakukan pada tahun ini. Hal itu seiring dengan masih besarnya pasar televisi berbayar. Di sisi lain,perseroan terus meningkatkan kualitas layanan dengan menambah program eksklusif. MSKY menargetkan, hingga akhir tahun bisa menguasai market share hingga 75 persen. Saat ini PT MNC Sky Vision memiliki beberapa merek televisi berlangganan yang sudah dikenal yakni Indovision,Top TV, dan OkeVision.
Melalui ketiga merek tersebut, perseroan menawarkan kepada pelanggan pilihan luas mencakup saluran televisi lokal dan internasional yang disiarkan langsung ke rumah atau tempat usaha pelanggan melalui transponder S-band menggunakan satelit Indostar-II. MSKY mencatat peningkatan kinerja yang memuaskan pada akhir semester I/ 2012. Perseroan juga mampu membukukan peningkatan pendapatan sebesar 36 persen menjadi Rp1,1 triliun dibandingkan pendapatan periode yang sama di tahun lalu sebesar Rp814 miliar.
Melonjaknya pendapatan MSKY karena meningkatnya jumlah pelanggan. Laba usaha pada semester I/ 2012 meningkat 40 persen menjadi Rp236 miliar dari Rp169 miliar pada periode yang sama 2011. Laba sebelum dikurangi beban bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi (EBITDA) pada semester I/2012 juga meningkat 35 persen menjadi Rp461 miliar dari Rp342 miliar pada semester I/ 2011. Dalam kesempatan yang sama, Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring berharap,MSKY bisa memberikan kontribusi bagi keutuhan bangsa dan negara.
Tifatul mengatakan, untuk menjaga kebersamaan, semua pihak harus saling bersinergi demi kemajuan negara di masa depan. “NKRI merupakan warisan dari orang tua dan pejuang bangsa,”tutur dia.
(and)
Lihat Juga :