Dividen sementara, Holcim bagikan Rp32 per saham
Selasa, 14 Agustus 2012 - 08:51 WIB
Dividen sementara, Holcim bagikan Rp32 per saham
A
A
A
Sindonews.com - PT Holcim Indonesia Tbk (HIL) telah menyetujui dividen sementara senilai Rp32 per saham (kotor) berdasarkan laba perusahaan pada semester I/2012.
Dengan demikian, Holcim tahun ini kembali menghasilkan keuntungan bagi para pemegang saham dengan jumlah pembayaran dividen tertinggi sepanjang dua tahun terakhir.
Relationship Management Director Holcim Rusli Setiawan mengatakan, pasar bahan bangunan di Indonesia masih menjanjikan, prospek pertumbuhan yang bagus seiring dengan angka permintaan semen meningkat 15 persen dibanding periode yang sama tahun lalu menjadi 25,9 juta ton selama enam bulan pertama–sedikit di bawah angka pertumbuhan dalam negeri yang tercatat 18 persen pada tahun 2011.
“Di tengah ketatnya persaingan, Holcim kembali memperbesar pangsa pasarnya,kali ini dari 15,5 persen pada tahun 2011 menjadi 15,8 persen pada tahun 2012 berdasarkan data dari Kementerian Perindustrian,” katanya dalam keterangan tertulisnya kemarin.
Dia mengungkapkan, guna mengantisipasi maraknya pembangunan perumahan dan bangunan komersial baru serta mulai berjalannya proyek pembangunan infrastruktur yang sejak lama ditunggu-tunggu, Holcim telah menyiapkan strategi jangka menengah maupun jangka pendek.
Pembangunan pabrik baru di Tuban, Jawa Timur, terus berjalan sesuai jadwal dan setelah pabrik ini beroperasi pada tahun 2013 nanti, kapasitas produksi perusahaan akan bertambah 1,7 juta ton per tahun.
Mengingat perekonomian Indonesia dan permintaan semen dalam negeri diperkirakan akan tumbuh pesat, Holcim tengah menyusun rencana ekspansi lain, termasuk membangun kiln line tambahan, cement mill grinding facility baru serta silo dan unit pengemasan di sejumlah daerah guna meningkatkan pasokan baik ke pasar lokal maupun ke pasar di luar Pulau Jawa.
Dengan demikian, Holcim tahun ini kembali menghasilkan keuntungan bagi para pemegang saham dengan jumlah pembayaran dividen tertinggi sepanjang dua tahun terakhir.
Relationship Management Director Holcim Rusli Setiawan mengatakan, pasar bahan bangunan di Indonesia masih menjanjikan, prospek pertumbuhan yang bagus seiring dengan angka permintaan semen meningkat 15 persen dibanding periode yang sama tahun lalu menjadi 25,9 juta ton selama enam bulan pertama–sedikit di bawah angka pertumbuhan dalam negeri yang tercatat 18 persen pada tahun 2011.
“Di tengah ketatnya persaingan, Holcim kembali memperbesar pangsa pasarnya,kali ini dari 15,5 persen pada tahun 2011 menjadi 15,8 persen pada tahun 2012 berdasarkan data dari Kementerian Perindustrian,” katanya dalam keterangan tertulisnya kemarin.
Dia mengungkapkan, guna mengantisipasi maraknya pembangunan perumahan dan bangunan komersial baru serta mulai berjalannya proyek pembangunan infrastruktur yang sejak lama ditunggu-tunggu, Holcim telah menyiapkan strategi jangka menengah maupun jangka pendek.
Pembangunan pabrik baru di Tuban, Jawa Timur, terus berjalan sesuai jadwal dan setelah pabrik ini beroperasi pada tahun 2013 nanti, kapasitas produksi perusahaan akan bertambah 1,7 juta ton per tahun.
Mengingat perekonomian Indonesia dan permintaan semen dalam negeri diperkirakan akan tumbuh pesat, Holcim tengah menyusun rencana ekspansi lain, termasuk membangun kiln line tambahan, cement mill grinding facility baru serta silo dan unit pengemasan di sejumlah daerah guna meningkatkan pasokan baik ke pasar lokal maupun ke pasar di luar Pulau Jawa.
(gpr)
Lihat Juga :