7 izin lokal Blok Cepu belum keluar

Selasa, 14 Agustus 2012 - 16:35 WIB
7 izin lokal Blok Cepu...
7 izin lokal Blok Cepu belum keluar
A A A
Sindonews.com - Pemkab Bojonegoro hingga kini belum mengeluarkan tujuh izin lokal terkait proyek Banyu Urip, Blok Cepu di Bojonegoro. Hal itu karena izin yang diajukan tidak sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 23 Tahun 2011 tentang Konten Lokal.

Tujuh izin lokal yang belum diterbitkan yakni izin pendirian gudang, izin pendirian tempat istirahat bagi pekerja, izin pendirian perkantoran, izin pendirian klinik kesehatan, izin pendirian gedung olah raga, dan izin pendirian kantor administrasi. Perizinan lokal itu telah diajukan ke Badan Perizinan Pemkab Bojonegoro, namun hingga kini belum disetujui.

Kepala Perwakilan BP Migas Wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara, Elan Biantoro, mengatakan, pendirian sarana dan prasarana di dalam kompleks lapangan Banyu Urip, Blok Cepu, di Bojonegoro itu diperlukan untuk menunjang kegiatan produksi minyak mentah.

“Pembangunan fasilitas itu tujuannya untuk menunjang produksi minyak mentah di lapangan Banyu Urip, Blok Cepu di Bojonegoro. Fasilitas itu akan digunakan oleh para pekerja selama 30 tahun ke depan,” ujar Elan Biantoro saat rapat dengan Pemkab Bojonegoro dan perwakilan PT Mobil Cepu Limited (MCL) di kantor Pemkab Bojonegoro, Selasa (14/8/2012).

Ia mengatakan, izin pendirian fasilitas itu tidak bertentangan dengan semangat Perda Nomor 23 Tahun 2011 tentang Konten Lokal. Oleh karena itu, pihaknya berharap Pemkab Bojonegoro bisa mengeluarkan tujuh izin lokal itu sehingga proyek Banyu Urip terlaksana sesuai jadwal.

“Dari 29 perizinan lokal dalam proyek Banyu Urip itu, tinggal tujuh izin lokal itu yang belum keluar,” ujarnya.

Bupati Bojonegoro, Suyoto mengatakan, tim optimalisasi konten lokal kini sedang mengkaji pengajuan tujuh izin lokal terkait sarana dan prasarana yang akan dibangun di kawasan lapangan Banyu Urip, Blok Cepu, di Bojonegoro tersebut.

“Prinsipnya, pendirian sarana dan prasarana itu harus sesuai dengan Perda Nomor 23 Tahun 2011 tentang Konten Lokal,” ujar Suyoto.

Ia mengatakan, proyek Banyu Urip harus bisa memberikan manfaat bagi warga lokal. Pihak operator dan kontraktor yang terlibat dalam proyek Banyu Urip, Blok Cepu, di Bojonegoro harus melibatkan tenaga kerja lokal dan kontraktor lokal. Selain itu, kendaraan dan peralatan berat yang beroperasi di lapangan Banyu Urip harus memakai pelat Bojonegoro.

Saat ini proyek Banyu Urip meliputi pembangunan fasilitas produksi minyak mentah, pembangunan pipa penyaluran minyak mentah, infrastruktur, dan dermaga untuk bersandarnya kapal tangker sedang berlangsung. Proyek Banyu Urip itu berada di Bojonegoro dan Tuban.

Proyek Banyu Urip yang memakai dana triliunan itu ditargetkan selesai pada 2014. Proyek Banyu Urip itu untuk mendukung masa puncak produksi minyak mentah di Blok Cepu yang diperkirakan mencapai 165 ribu barel per hari. Sementara saat ini rata-rata produksi minyak mentah di Blok Cepu mencapai 20 ribu barel per hari.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pertamina Regional Jawa...
Pertamina Regional Jawa Pastikan Keselamatan Kerja dalam Kegiatan Eksplorasi
Pengganti SKK Migas,...
Pengganti SKK Migas, BUMN dan Lembaga Khusus Bisa Kelola Migas
SKK Migas Patok Dana...
SKK Migas Patok Dana Investasi 12,3 Miliar Dolar AS di 2021
Sedotan Migas Makin...
Sedotan Migas Makin Kering, Pengusaha: Indonesia Tak Lagi Menarik
Pertamina Tuntaskan...
Pertamina Tuntaskan Survei Seismik 3D Kepuh Percepat Kegiatan Eksplorasi
Bidik Produksi 1 Juta...
Bidik Produksi 1 Juta Barel Minyak, Eksplorasi Harus Digiatkan
Berita Terkini
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
9 menit yang lalu
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
1 jam yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
2 jam yang lalu
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
2 jam yang lalu
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
11 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
12 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved