Kue kering prospek bisnis tahunan

Sabtu, 18 Agustus 2012 - 10:47 WIB
Kue kering prospek bisnis...
Kue kering prospek bisnis tahunan
A A A
Sindonews.com - Lebaran Idul Fitri adalah hari yang sangat ditunggu oleh umat muslim di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Saat Lebaran bukan hanya ibadah yang menjadi kunci, namun beberapa tradisi juga menjadi pilihan utama.

Salah satunya adalah makanan. Aneh rasanya jika di rumah tidak menyediakan kue kering. Karena inilah tradisi hiasan yang sepertinya wajib ditampilkan.

Pada beberapa tahun terakhir, tradisi ini tercium prospek bisnis oleh para pelaku usaha. Apalagi, jika dihitung proses ribetnya memasak kue, maka bagi kebanyakan orang lebih memilih membeli ketimbang memasak.

Neni Wahyuni, adalah salah satu pelaku usaha yang mencium prospek itu. Mengaku telah menjalani bertahun-tahun, dirinya masih berfikir ini adalah prospek bisnis yang sangat menguntungkan.

"Jadi bikin kue kering itu khusus pas Lebaran saja, kalau Natalan juga suka, tergantung pesanan," ungkapnya kala dikunjungi Sindonews di rumah yang sekaligus lokasi produksi tersebut.

Neni memiliki rumah sederhana di kawasan Raden Saleh, Cikini, Jakarta Pusat. Dibantu dengan seorang pegawai dan peralatan yang seadanya, usaha ini berhasil ditekuni hingga saat ini. Alasannya sederhana, dirinya mau membanting tulang ketika bulan Ramadan, karena dengan modal yang tidak terlalu banyak, menghasilkan untung hingga 200 persen.

"Modal itu kira-kira Rp3 juta. Kalau penghasilan itu sampai Rp9 juta, jadi laba bersihnya itu Rp6 juta. Lumayan lah dibanding hari biasa," jelasnya.

Produksi kue kering dimulai dari seminggu sebelum puasa. Sebab, sesuai dengan perhitungan, di awal puasa pesanan sudah mulai membeludak. Dia menyatakan, bisa memproduksi kue sebanyak 9 toples setiap harinya. Bentuk pesanan, selain dalam bentuk toples, Neni menyediakan juga dalam bentuk parsel. Satu parsel, terisikan 10 toples.

"Kue yang disediakan itu ada nastar, keju, putri salju, sagu keju, kacang, koko crunch, dan lain-lain. Jadi kalau mesen itu sudah ada daftarnya, biasanya mereka ikut aja. Kalau harganya beragam, ada yang Rp40 ribu hingga Rp80 ribu," kata ibu dua anak ini.

Sementara itu, dia menambahkan pesanan kecenderungan diterima dari langganan di setiap tahunnya. Selain itu dirinya juga mengandalkan kenalan-kenalan yang disertai promosi dari mulut ke mulut. Sedangkan pelayanan yang diberikan, dirinya menggunakan sistem antar jemput untuk menjaga kenyamanan pelanggan.

"Paling banyak tahun sekarang, dibanding tahun-tahun lalu. Sekarang 20 lusin sampai minggu terakhir puasa. Kalau tahun lalu cuma 17 lusin," pungkasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pengusaha: Pemerintah...
Pengusaha: Pemerintah Tidak Bisa Sendirian Menangani UMi
Danone Indonesia Tingkatkan...
Danone Indonesia Tingkatkan Kemampuan Digital dan UMKM Nasional
UMKM Diharapkan Naik...
UMKM Diharapkan Naik Kelas dengan Memanfaatkan Aplikasi Lokal
Pelaku Usaha Mikro Paling...
Pelaku Usaha Mikro Paling Rawan Bangkrut Saat Krisis Datang
UU Ciptaker Beri Kemudahan,...
UU Ciptaker Beri Kemudahan, Pemberdayaan dan Perlindungan bagi Pelaku UMKM
Omzet Tembus Rp5,7 Triliun...
Omzet Tembus Rp5,7 Triliun SRC Kembangkan Aplikasi untuk UMKM
Berita Terkini
Satu Seperempat Abad...
Satu Seperempat Abad Menjaga Kepercayaan, Pegadaian Konsisten Hadirkan Layanan Terdepan untuk Negeri
8 menit yang lalu
MNC Sekuritas Bekali...
MNC Sekuritas Bekali Mahasiswa UPJ Edukasi Pasar Modal dalam Acara Jaya Investment Week 2026
21 menit yang lalu
Alam Bumi Sumberdaya...
Alam Bumi Sumberdaya Ekspansi Bisnis ke Singapura
27 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Ekonomi Sirkular melalui Program Pengelolaan Sampah dan Limbah Berkelanjutan
39 menit yang lalu
Ekonom Sarankan PT DSI...
Ekonom Sarankan PT DSI Jadi Pengawas Ekspor SDA, Bukan Eksportir Tunggal
45 menit yang lalu
Rekor Terburuk Lagi,...
Rekor Terburuk Lagi, Rupiah Tembus Rp18.187 per Dolar AS Sore Ini
59 menit yang lalu
Infografis
10 Pengusaha Sukses...
10 Pengusaha Sukses yang Memulai Bisnis di Usia 50 Tahun ke Atas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved