Kembangkan jasa logistik, Posindo gandeng Merpati
Kamis, 30 Agustus 2012 - 07:30 WIB
Kembangkan jasa logistik, Posindo gandeng Merpati
A
A
A
Sindonews.com - PT Pos Indonesia (Posindo) berencana menggandeng PT Merpati Nusantara Airline (MNA) untuk pengembangan anak usaha jasa logistik.
Direktur PT Pos Indonesia I Ketut Mardjana mengatakan, dalam waktu dekat pihaknya akan menjalin kerja sama dengan maskapai milik pemerintah Merpati Nisantara. Kerja sama tersebut untuk pengembangan jasa logistik/cargo.
"Kerja sama dengan Merpati adalah salah satu rencana yang akan segera kami lakukan," kata I Ketut Mardjana di Bandung, Selasa 28 Agustus 2012 malam. Rencana tersebut sekaligus upayanya memperkuat pendirian anak usaha baru jasa logistik.
Diketahui, Merpati Nusantara Airline merupakan salah satu maskapai yang melayani rute-rute penting ke sejumlah daerah di Indonesia. Selain menggunakan pesawat berbadan besar, maskapai ini juga memanfaatkan pesawat tipe sedang untuk menjangkau daerah pelosok seperti Papua, Kalimantan, dan Sulawesi.
Rencananya, kerja sama tersebut akan dituangkan dalam Nota Kesepahaman (Mou) antara PT Pos Indonesia dan PT MNA. Setelah penandatangan MoU, kedua belah pihak diharapkan dapat melakukan sinergitas saling menguntungkan.
Sedangkan kerjasama dengan United Parcel Servicre (UPS) menjadi langkah dan strategi memperkuat sekaligus memperluas pasar serta jangkauan jasa logistik domestik dan mancanegara. "UPS termasuk perusahaan raksasa yang bergerak dalam bidang logistik di dunia," ucapnya.
Diketahui, dalam waktu dekat PT Pos Indonesia berencana membentuk dua anak perusahaan baru pada bisnis properti dan logistik. Ekspansi bisnis dilakukan menghadapi Initial Public Offering (IPO). Dua anak usaha baru, diharapkan meningkatkan pendapatan atau revenue perusahaan.
Untuk merealisasikan rencana tersebut, PT Posindo telah menunjuk Ernst & Young sebagai legal advisor untuk pengembanhan bisnis antara 2012-2016. Kendati akan membentuk layanan pos lainnya, Pos Indonesia tetap mempertahankan layanan mail and parcel. Sistem layanan tersebut akan dimodernisasi.
Tahun ini, PT Pos Indonesia mencadangkan investasi sebesar Rp190 miliar untuk pengembangan infrastruktur bisnis, pembenahan teknologi informasi termasuk pembentukan anak perusahaan.
Direktur PT Pos Indonesia I Ketut Mardjana mengatakan, dalam waktu dekat pihaknya akan menjalin kerja sama dengan maskapai milik pemerintah Merpati Nisantara. Kerja sama tersebut untuk pengembangan jasa logistik/cargo.
"Kerja sama dengan Merpati adalah salah satu rencana yang akan segera kami lakukan," kata I Ketut Mardjana di Bandung, Selasa 28 Agustus 2012 malam. Rencana tersebut sekaligus upayanya memperkuat pendirian anak usaha baru jasa logistik.
Diketahui, Merpati Nusantara Airline merupakan salah satu maskapai yang melayani rute-rute penting ke sejumlah daerah di Indonesia. Selain menggunakan pesawat berbadan besar, maskapai ini juga memanfaatkan pesawat tipe sedang untuk menjangkau daerah pelosok seperti Papua, Kalimantan, dan Sulawesi.
Rencananya, kerja sama tersebut akan dituangkan dalam Nota Kesepahaman (Mou) antara PT Pos Indonesia dan PT MNA. Setelah penandatangan MoU, kedua belah pihak diharapkan dapat melakukan sinergitas saling menguntungkan.
Sedangkan kerjasama dengan United Parcel Servicre (UPS) menjadi langkah dan strategi memperkuat sekaligus memperluas pasar serta jangkauan jasa logistik domestik dan mancanegara. "UPS termasuk perusahaan raksasa yang bergerak dalam bidang logistik di dunia," ucapnya.
Diketahui, dalam waktu dekat PT Pos Indonesia berencana membentuk dua anak perusahaan baru pada bisnis properti dan logistik. Ekspansi bisnis dilakukan menghadapi Initial Public Offering (IPO). Dua anak usaha baru, diharapkan meningkatkan pendapatan atau revenue perusahaan.
Untuk merealisasikan rencana tersebut, PT Posindo telah menunjuk Ernst & Young sebagai legal advisor untuk pengembanhan bisnis antara 2012-2016. Kendati akan membentuk layanan pos lainnya, Pos Indonesia tetap mempertahankan layanan mail and parcel. Sistem layanan tersebut akan dimodernisasi.
Tahun ini, PT Pos Indonesia mencadangkan investasi sebesar Rp190 miliar untuk pengembangan infrastruktur bisnis, pembenahan teknologi informasi termasuk pembentukan anak perusahaan.
(gpr)
Lihat Juga :