IHSG relatif menguat terbatas
Kamis, 13 September 2012 - 08:05 WIB
IHSG relatif menguat terbatas
A
A
A
Sindonews.com - Menguatnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pentupan kemarin, cukup membawa angin segar pada pelaku pasar. Penguatan terjadi memang didorong oleh menguatnya bursa regional menyusul antisipasi Bank Sentral Amerika akan mengambil kebijakan untuk mendorong ekonomi
Analis Panin Sekuritas, Purwoko Sartono menilai, untuk perdagangan hari ini IHSG dapat kembali naik. Namun, ada ruang yang relatif terbatas, sehingga membuat IHSG tertahan.
"Kami proyeksikan ruang untuk naik bagi IHSG relatif terbatas untuk saat ini," kata Purwoko dalam keterangan tertulisnya, Kamis (13/9/2012).
Prediksinya, IHSG akan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat terbatas pada kisaran level 4.150-4.183.
Sementara itu pengaruh dari global, pasar juga masih menunggu keputusan Mahkamah konstitusi Jerman terkait apakah Jerman akan berpartisipasi dalam European Stability Mechanism (ESM), yaitu bantuan utang senilai 500 miliar euro untuk negara anggota uni Eropa dan pembelian surat utang untuk menurunkan biaya bunga.
"Kemungkinan pengadilan Jerman akan menyetujui keikutsertaan Jerman tetapi dengan beberapa persyaratan," pungkasnya.
Analis Panin Sekuritas, Purwoko Sartono menilai, untuk perdagangan hari ini IHSG dapat kembali naik. Namun, ada ruang yang relatif terbatas, sehingga membuat IHSG tertahan.
"Kami proyeksikan ruang untuk naik bagi IHSG relatif terbatas untuk saat ini," kata Purwoko dalam keterangan tertulisnya, Kamis (13/9/2012).
Prediksinya, IHSG akan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat terbatas pada kisaran level 4.150-4.183.
Sementara itu pengaruh dari global, pasar juga masih menunggu keputusan Mahkamah konstitusi Jerman terkait apakah Jerman akan berpartisipasi dalam European Stability Mechanism (ESM), yaitu bantuan utang senilai 500 miliar euro untuk negara anggota uni Eropa dan pembelian surat utang untuk menurunkan biaya bunga.
"Kemungkinan pengadilan Jerman akan menyetujui keikutsertaan Jerman tetapi dengan beberapa persyaratan," pungkasnya.
(gpr)
Lihat Juga :