BSD siapkan mall megah Rp1 T
Rabu, 19 September 2012 - 15:35 WIB
BSD siapkan mall megah Rp1 T
A
A
A
Sindonews.com - Kawasan BSD yang sudah menjadi kawasan moderen, kembali membangun sebuah mall megah dengan nilai investasi mencapai 1 Triliun. Sinar Mas Land yang merupakan pemilik kawasan tersebut memberi nama The Breeze.
"Pembangunan Lifestyle center ini menelan dana sekitar Rp1 triliun mulai dari tanah hingga konstruksinya. Untuk kontruksinya saja disiapkan Rp.150 Miliar," kata CEO Asset Managament Sinar Mas Land, Teky Mailoa, Rabu (19/9/2012).
Mall baru yang dibangun Sinar Mas Land akan menempati lahan seluas 13,5 hektar di kawasan BSD Green Office Park. Terdiri dari dua bagian, yakni lake level dan sky level, The Breeze nantinya akan dikelilingi danau seluas 2,5 hektar.
"Konsep mall ini berbeda dengan mall kebanyakan , karena dikonsep outdor oleh Jerde, arsitek Amerika yang terkenal dengan desain luar ruang," jelas Teky.
Sebagai informasi, pengembang milik grup Sinarmas Land yaitu PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSD) mencatat penjualan pemasaran atau marketing sales Rp 2,05 triliun sepanjang semester I-2012. Angka ini baru menyentuh 49 persen dari target tahunan Rp 4,2 triliun.(mai)
"Pembangunan Lifestyle center ini menelan dana sekitar Rp1 triliun mulai dari tanah hingga konstruksinya. Untuk kontruksinya saja disiapkan Rp.150 Miliar," kata CEO Asset Managament Sinar Mas Land, Teky Mailoa, Rabu (19/9/2012).
Mall baru yang dibangun Sinar Mas Land akan menempati lahan seluas 13,5 hektar di kawasan BSD Green Office Park. Terdiri dari dua bagian, yakni lake level dan sky level, The Breeze nantinya akan dikelilingi danau seluas 2,5 hektar.
"Konsep mall ini berbeda dengan mall kebanyakan , karena dikonsep outdor oleh Jerde, arsitek Amerika yang terkenal dengan desain luar ruang," jelas Teky.
Sebagai informasi, pengembang milik grup Sinarmas Land yaitu PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSD) mencatat penjualan pemasaran atau marketing sales Rp 2,05 triliun sepanjang semester I-2012. Angka ini baru menyentuh 49 persen dari target tahunan Rp 4,2 triliun.(mai)
(gpr)
Lihat Juga :