ORI 009 kian diminati di Yogyakarta
Senin, 01 Oktober 2012 - 18:35 WIB
ORI 009 kian diminati di Yogyakarta
A
A
A
Sindonews.com - Minat masyarakat Yogyakarta untuk melakukan investasi cukup tinggi. Setelah diluncurkan pada 21 September lalu, Obligasi Ritel Indonesia (ORI) Seri 009 kini banyak diminati. Selain harga per unitnya yang murah, tigkat suku bunganya lebih tinggi dari deposito, menjadi alasan utamanya.
ORI seri 009 ini, dikelurakan oleh pemerintah dengan harga per unit Rp5 juta. Suku bunga yang ditawarkan sebesar 6,25 persen di atas bunga deposito. Bunga ini sendiri dibayarkan per bulan dengan masa tenor tiga tahun.
“Sekarang tidak hanya emas dan deposito, investasi ORi ini juga kian diminati,” jelas Ketua Pusat Informasi Pasar Modal (PIPM) Yogyakarta, Irfan Noor Riza, Senin (1/10/2012).
Investasi ini, imbuhnya, juga banyak diminati investor di pasar modal. Sebab jaminan keamanan juga akan ditanggung oleh pemerintah. Apalagi ORi juga akan dicatatkan dalam Bursa Efek Indonesia, agar bisa dimiliki masyarakat. “saat jatuh tempo, semuanya akan dikembalikan dengan tenor sampai Oktober 2015,” tuturnya.
PT Bank Negara Indonesia (BNI) DIY, merupakan salah satu perbankan yang dipercaya menjual ORI 009. Sejak dubuka, telah terjual Rp5,5 miliar dari target Rp10 miliar. “ORI merupakan obligasi pemerintah bagi masayarakat yang modalnya pas-pasan,” jelas Pimpinan Bidang Penyelia Kantor Layanan Nasabah BNI Trikora Yogyakarta, Bahtiar Yulianto.
Setiap lembarnya, ORI seri 009 ini hanya dijual Rp5 juta. Setiap individu bisa memiliki dengan total kepemilikan Rp3 miliar.
ORI seri 009 ini, dikelurakan oleh pemerintah dengan harga per unit Rp5 juta. Suku bunga yang ditawarkan sebesar 6,25 persen di atas bunga deposito. Bunga ini sendiri dibayarkan per bulan dengan masa tenor tiga tahun.
“Sekarang tidak hanya emas dan deposito, investasi ORi ini juga kian diminati,” jelas Ketua Pusat Informasi Pasar Modal (PIPM) Yogyakarta, Irfan Noor Riza, Senin (1/10/2012).
Investasi ini, imbuhnya, juga banyak diminati investor di pasar modal. Sebab jaminan keamanan juga akan ditanggung oleh pemerintah. Apalagi ORi juga akan dicatatkan dalam Bursa Efek Indonesia, agar bisa dimiliki masyarakat. “saat jatuh tempo, semuanya akan dikembalikan dengan tenor sampai Oktober 2015,” tuturnya.
PT Bank Negara Indonesia (BNI) DIY, merupakan salah satu perbankan yang dipercaya menjual ORI 009. Sejak dubuka, telah terjual Rp5,5 miliar dari target Rp10 miliar. “ORI merupakan obligasi pemerintah bagi masayarakat yang modalnya pas-pasan,” jelas Pimpinan Bidang Penyelia Kantor Layanan Nasabah BNI Trikora Yogyakarta, Bahtiar Yulianto.
Setiap lembarnya, ORI seri 009 ini hanya dijual Rp5 juta. Setiap individu bisa memiliki dengan total kepemilikan Rp3 miliar.
(gpr)
Lihat Juga :