Bisnis penerbitan di Jabar terancam bangkrut

Jum'at, 05 Oktober 2012 - 16:18 WIB
Bisnis penerbitan di...
Bisnis penerbitan di Jabar terancam bangkrut
A A A
Sindonews.com - Tinggi rendahnya minat baca masyarakat sangat berpengaruh terhadap bisnis penerbitan buku. Maka jika minat baca masyarakat menurut, para pelaku bisnis penerbitan pun menjerit.

Hal itulah yang terjadi di Indonesia saat ini. Turunnya minat baca masyarakat membuat omzet penerbit anjlok setiap tahunnya. "Tiap tahunnya, omzet perusahaan penerbitan buku turun 10 pertahun. Ini karena minat baca masyarakat terus turun," kata Kepala Promosi Buku Ikatan Penerbit Indonesia (Ikapi) Jabar Sumbodo, di sela acara Pameran Buku Bandung 2012 di Gedung Landmark Convention Hall, Jalan Braga, Bandung, Jumat (5/10/2012).

Menurutnya, menurunnya minat baca masyarakat diperparah dengan mahalnya ongkos produksi menerbitkan buku. Ongkos ini ditambah dengan rangkaian pajak penerbitan yang dibebankan pemerintah.

Lanjutnya, mahalnya harga buku juga imbas dari panjangnya jalur tata niaga buku seperti penerbitan, distributor buku, dan toko buku. Belum lagi, bahan baku kertas juga mahal. Ini harus ditambah dengan pajak kertas dan pajak chemical. "Apakagi masyarakat karena masih menganggap bahwa buku sebagi barang mahal," ujarnya.

Selain itu, persaingan antar perusahaan penerbit juga ketat. Sehingga, penerbit yang kurang modal sulit bersaing dengan penerbit besar. Saat ini jumlah perusahaan penerbit di Jawa Barat sekira 200 penerbit. Sedangkan perusahaan konsisten menerbitkan buku hanya 156. "Sisanya kurang produktif," tukasnya.

Salah satu upaya meningkatkan minat baca, misalnya dengan digelarnya pameran buku. Lewat pameran, buku-buku yang diproduksi penerbit menjadi terpromosikan.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Bisnis Lesu, Penerbitan...
Bisnis Lesu, Penerbitan Surat Utang Korporasi Diprediksi Anjlok 30%
PK Identitas Diharap...
PK Identitas Diharap Jadi Sumber Informasi Civitas Akdemika Unhas
Bali Towerindo Akan...
Bali Towerindo Akan Menerbitkan Sukuk Berkelanjutan Rp2 Triliun
Sasar Generasi Z dan...
Sasar Generasi Z dan Milenial, Penjualan 2 Novel Penerbit Ini Laris
IATA Terbitkan Obligasi...
IATA Terbitkan Obligasi dan Sukuk Wakalah Berkelanjutan Tahap I Tahun Ini
Kerja Sama dengan Nyalanesia,...
Kerja Sama dengan Nyalanesia, Disdikpora Tulungagung Gelar Gebyar Literasi
Berita Terkini
Purbaya Sebut Penyaluran...
Purbaya Sebut Penyaluran Bansos lewat Kopdes Arahan Langsung Prabowo
10 menit yang lalu
PLN EPI Kebut Ekosistem...
PLN EPI Kebut Ekosistem Biohidrogen, Optimalkan 60 Juta Ton Biomassa
45 menit yang lalu
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
55 menit yang lalu
Bitcoin Kembali ke Level...
Bitcoin Kembali ke Level USD65.500, Didukung Regulasi AS dan Arus ETF
2 jam yang lalu
Dukung Pendidikan Wilayah...
Dukung Pendidikan Wilayah Pesisir, PHE Gelar Pemeriksaan Mata Gratis di Kepulauan Seribu
2 jam yang lalu
Indonesia Digetok Tarif...
Indonesia Digetok Tarif Baru Trump 10%, Purbaya: Baik Buat Kita
2 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved