Bali Towerindo Akan Menerbitkan Sukuk Berkelanjutan Rp2 Triliun
Rabu, 23 November 2022 - 14:30 WIB
loading...
BALI akan menerbitkan sukuk ijarah berkelanjutan untuk modal usaha. FOTO/dok.Istimewa
A
A
A
JAKARTA - PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI) akan menerbitkan Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Bali Towerindo Sentra dengan target dana yang terhimpun mencapai Rp 2 triliun. Kali ini BALI akan menerbitkan Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Bali Towerindo Sentra Tahap I Tahun 2022 dengan sisa imbalan ijarah sebanyak-banyaknya sebesar Rp 500 miliar dengan tiga seri.
"Seri A akan ditawarkan dengan indikasi cicilan imbalan ijarah sebesar 7,37%-7,87% dengan tenor 370 hari kalender sejak tanggal emisi. Seri B dengan indikasi cicilan imbalan ijarah 9,75%-10,25% dengan tenor tiga tahun sejak tanggal emisi dan Seri C dengan indikasi cicilan imbalan ijarah sebesar 10,25%-10,75% bertenor 5 tahun sejak tanggal emisi," ungkap Direktur Utama Bali Towerindo Sentra Jap Owen Ronadhi dalam pernyataannya, Rabu (23/11/2022).
Baca Juga: Kabar Baik, Investor Asing Serbu Lelang SUN di Pasar Perdana
Dia mengatakan dana hasil penawaran umum Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Tahap I ini, setelah dikurangi biaya-biaya emisi, akan digunakan seluruhnya untuk belanja modal (capital expenditure/capex) dan modal kerja. Seluruh dana hasil penawaran umum sukuk ijarah setelah dikurangi biaya-biaya emisi seluruhnya akan dipergunakan perseroan, sekitar 70% akan digunakan untuk kebutuhan belanja modal perseroan dalam rangka meningkatkan kapasitas dan memperluas jaringan serta meningkatkan kualitas layanan dengan rincian, sekitar 70% digunakan untuk investasi pembangunan dan perluasan jaringan kabel serat optik.
"Sisanya akan dipergunakan untuk modal kerja perseroan, di mana modal kerja perseroan yang dimaksud adalah modal kerja yang dibutuhkan untuk melaksanakan kegiatan operasional perseroan sehari-hari yang dapat berupa di antaranya biaya operasional dan perawatan jaringan, serta biaya marketing dan sales sehubungan dengan akuisisi pelanggan," jelas Jap Owen.
"Seri A akan ditawarkan dengan indikasi cicilan imbalan ijarah sebesar 7,37%-7,87% dengan tenor 370 hari kalender sejak tanggal emisi. Seri B dengan indikasi cicilan imbalan ijarah 9,75%-10,25% dengan tenor tiga tahun sejak tanggal emisi dan Seri C dengan indikasi cicilan imbalan ijarah sebesar 10,25%-10,75% bertenor 5 tahun sejak tanggal emisi," ungkap Direktur Utama Bali Towerindo Sentra Jap Owen Ronadhi dalam pernyataannya, Rabu (23/11/2022).
Baca Juga: Kabar Baik, Investor Asing Serbu Lelang SUN di Pasar Perdana
Dia mengatakan dana hasil penawaran umum Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Tahap I ini, setelah dikurangi biaya-biaya emisi, akan digunakan seluruhnya untuk belanja modal (capital expenditure/capex) dan modal kerja. Seluruh dana hasil penawaran umum sukuk ijarah setelah dikurangi biaya-biaya emisi seluruhnya akan dipergunakan perseroan, sekitar 70% akan digunakan untuk kebutuhan belanja modal perseroan dalam rangka meningkatkan kapasitas dan memperluas jaringan serta meningkatkan kualitas layanan dengan rincian, sekitar 70% digunakan untuk investasi pembangunan dan perluasan jaringan kabel serat optik.
"Sisanya akan dipergunakan untuk modal kerja perseroan, di mana modal kerja perseroan yang dimaksud adalah modal kerja yang dibutuhkan untuk melaksanakan kegiatan operasional perseroan sehari-hari yang dapat berupa di antaranya biaya operasional dan perawatan jaringan, serta biaya marketing dan sales sehubungan dengan akuisisi pelanggan," jelas Jap Owen.
Lihat Juga :