IHSG berpeluang bertahan di level 4.300-an
Senin, 08 Oktober 2012 - 07:52 WIB
IHSG berpeluang bertahan di level 4.300-an
A
A
A
Sindonews.com - Mengawali pekan ini Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih akan berpeluang untuk menguat meski terbatas. Dengan kisaran support-resistance 4.285-4.320.
"Saya melihat upaya dari EU, China, dan Amerika Serikat (AS) dalam mendorong perekonomian menjadi pendorong naiknya indeks pekan ini," kata Research Analyst Panin Sekuritas Purwoko Sartono, di Jakarta, Senin (8/10/2012).
Di sisi lain, tambahnya, pasar juga akan wait and see atas laporan keuangan emiten untuk kuartal II-2012. Sementara itu pada perdagangan terakhir pekan lalu, IHSG berhasil melanjutkan kenaikan pasca tembus rekor tertinggi pada Kamis.
"Kenaikan IHSG didorong oleh data-data ekonomi AS yang lebih baik dari estimasi dan juga pernyataan ECB yang siap membeli surat utang," ujarnya.
Klaim tunjangan pengangguran AS pekan lalu tercatat sebesar 367 ribu, lebih baik dari perkiraan yang sebesar 370 ribu. Factory orders pada Agustus mengalami penurunan 5,2 persen, walau menurun tetapi lebih baik dari perkiraan yang turun 5,9 persen.
Selain itu data consumer confidence AS naik dalam enam pekan berturut-turut. Kenaikan ini merupakan yang terlama sejak 2006, seiring dengan masyarakat AS yang mulai optimistis terhadap keuangan mereka.
"ECB memberikan pernyataan siap untuk membeli surat utang secepatnya setelah persyaratan-persyaratan dipenuhi. Dalam rapatnya kemarin, ECB juga menahan suku bunga rendah di level 0,75 persen," kata Purwoko.
"Saya melihat upaya dari EU, China, dan Amerika Serikat (AS) dalam mendorong perekonomian menjadi pendorong naiknya indeks pekan ini," kata Research Analyst Panin Sekuritas Purwoko Sartono, di Jakarta, Senin (8/10/2012).
Di sisi lain, tambahnya, pasar juga akan wait and see atas laporan keuangan emiten untuk kuartal II-2012. Sementara itu pada perdagangan terakhir pekan lalu, IHSG berhasil melanjutkan kenaikan pasca tembus rekor tertinggi pada Kamis.
"Kenaikan IHSG didorong oleh data-data ekonomi AS yang lebih baik dari estimasi dan juga pernyataan ECB yang siap membeli surat utang," ujarnya.
Klaim tunjangan pengangguran AS pekan lalu tercatat sebesar 367 ribu, lebih baik dari perkiraan yang sebesar 370 ribu. Factory orders pada Agustus mengalami penurunan 5,2 persen, walau menurun tetapi lebih baik dari perkiraan yang turun 5,9 persen.
Selain itu data consumer confidence AS naik dalam enam pekan berturut-turut. Kenaikan ini merupakan yang terlama sejak 2006, seiring dengan masyarakat AS yang mulai optimistis terhadap keuangan mereka.
"ECB memberikan pernyataan siap untuk membeli surat utang secepatnya setelah persyaratan-persyaratan dipenuhi. Dalam rapatnya kemarin, ECB juga menahan suku bunga rendah di level 0,75 persen," kata Purwoko.
(gpr)
Lihat Juga :