BEI desak kejujuran BUMI terkait investigasi
Selasa, 09 Oktober 2012 - 16:00 WIB
BEI desak kejujuran BUMI terkait investigasi
A
A
A
Sindonews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) mengaku tengah mendesak PT Bumi Resources Tbk (BUMI) agar tidak memberi keterangan yang berbelit perihal informasi audit investigasi laporan keuangan (lapkeu) yang dilakukan perusahaan induknya, Bumi Plc.
"Ada beberapa hasil pengamatan kita dari Public Exspose (BUMI 2 Oktober 2012 lalu) yang masih belum jelas masih kita tanyakan. Kita sudah kirimkan surat," terang Direktur Penilaian Perusahaan BEI, Hoesen di gedung BEI, Jakarta, Selasa (9/10/2012).
Surat tersebut, diakui Hoesen, guna merespon kebingungan publik akan kejelasan informasi perihal audit investigasi yang diterima BUMI oleh Bumi Plc.
"Dari kalimatnya kan kita semua bingung, itu (audit investigasi) sebenarnya ada apa nggak. Minta ketegasan, ada nggak? Tinggal dijawab ada atau tidak," tegasnya.
Pasalnya, kata Hoesen, dari hasil kaji yang dilakukan timnya terhadap keterangan tertulis yang disampaikan BUMI kepada BEI, masih belum terjawab secara tegas perihal audit investigasi tersebut. "Di public expose tidak pernah dinyatakan secara tegas," tandasnya.
Sebelumnya, Manajemen Bumi Plc akan menerima laporan awal atas investigasi yang dilakukannya terkait dugaan penyelewengan dana di anak usahanya, PT Bumi Resources Tbk (BUMI). Laporan tersebut akan diterima pada pekan ini.
Seperti dilansir dari telegraph.co.uk, Senin (8/10/2012), pertemuan tersebut akan dihadiri oleh 17 jajaran manajemen. Ini adalah pertemuan pertama kali sejak Bumi Plc menyebut telah terjadi penyelewengan di BUMI.
Rencananya, pertemuan itu akan dilangsungkan pada Kamis (11/10/2012) mendatang. Pertemuan ini bakal dihelat di Singapura. Dalam pertemuan itu, firma hukum Macfarlanes, yang diamanatkan melakukan investigasi akan memberikan laporan awal dari investigasinya.
"Ada beberapa hasil pengamatan kita dari Public Exspose (BUMI 2 Oktober 2012 lalu) yang masih belum jelas masih kita tanyakan. Kita sudah kirimkan surat," terang Direktur Penilaian Perusahaan BEI, Hoesen di gedung BEI, Jakarta, Selasa (9/10/2012).
Surat tersebut, diakui Hoesen, guna merespon kebingungan publik akan kejelasan informasi perihal audit investigasi yang diterima BUMI oleh Bumi Plc.
"Dari kalimatnya kan kita semua bingung, itu (audit investigasi) sebenarnya ada apa nggak. Minta ketegasan, ada nggak? Tinggal dijawab ada atau tidak," tegasnya.
Pasalnya, kata Hoesen, dari hasil kaji yang dilakukan timnya terhadap keterangan tertulis yang disampaikan BUMI kepada BEI, masih belum terjawab secara tegas perihal audit investigasi tersebut. "Di public expose tidak pernah dinyatakan secara tegas," tandasnya.
Sebelumnya, Manajemen Bumi Plc akan menerima laporan awal atas investigasi yang dilakukannya terkait dugaan penyelewengan dana di anak usahanya, PT Bumi Resources Tbk (BUMI). Laporan tersebut akan diterima pada pekan ini.
Seperti dilansir dari telegraph.co.uk, Senin (8/10/2012), pertemuan tersebut akan dihadiri oleh 17 jajaran manajemen. Ini adalah pertemuan pertama kali sejak Bumi Plc menyebut telah terjadi penyelewengan di BUMI.
Rencananya, pertemuan itu akan dilangsungkan pada Kamis (11/10/2012) mendatang. Pertemuan ini bakal dihelat di Singapura. Dalam pertemuan itu, firma hukum Macfarlanes, yang diamanatkan melakukan investigasi akan memberikan laporan awal dari investigasinya.
(gpr)
Lihat Juga :