Haka gandeng PTPN garap tol Trans Sumatera
Selasa, 16 Oktober 2012 - 17:45 WIB
Haka gandeng PTPN garap tol Trans Sumatera
A
A
A
Sindonews.com - PT Hutama Karya (Haka) ditunjuk Menteri BUMN Dahlan Iskan untuk menggarap jalan tol trans Sumatra sepanjang 2.000 kilometer (km) dengan menggandeng PT Perkebunan Nusantara persero (PTPN) yang berada di Sumatera.
"Jika segera terealisasi ini akan semakin optimis dan biayanya lebih kecil," ujar Dahlan di Jakarta, Selasa (16/10/2012).
Dia menjelaskan, dana untuk pembangunan jalan tol tersebut berasal dari internal perusahaan dan pinjaman perbankan. "Biaya untuk tanah saja yang sudah siap mencapai 60 persen, maka 60 persen untuk bangun tol ini Haka tidak perlu cari lagi, tinggal sisanya," katanya.
Seperti diketahui, Hutama Karya akan mengerjakan ruas jalan tol Medan-Kuala Namu-Tebing Tinggi, Tebing Tinggi-Kuala Tanjung, dan Medan-Binjai. Menurut Dahlan, Haka akan membangun lima ruas jalan.
Sementara itu, Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Ary Widiyantoro mengatakan, ruas tol trans Sumatera ini memiliki lima seksi dengan nilai investasi sebesar Rp300 triliun. Angka tersebut sudah termasuk
untuk pembebasan lahan.
Dari total investasi, nantinya sekitar 30 persen berasal dari ekuitas perseroan dan sisanya sebesar 70 persen didapat dari eksternal. Menurut dia, saat ini, Mandiri Sekuritas dan Danareksa Sekuritas tengah melakukan kajian skema untuk pendanaannya. "Ada yang berbentuk sukuk, obligasi, serta pinjaman," kata Ary.
Selain itu, saat ini perseroan sedang mengajukan penyertaan modal negara (PMN) senilai Rp5 triliun yang masuk dalam Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2013. Dia optimistis, usulan tersebut dapat
diterima dan disetujui oleh Dewan Perwakilan Rakyat.
"RKAP 2013, sebenarnya kami membutuhkan Rp10 triliun, namun kami mengajukan PMN Rp5 triliun dahulu karena tidak bisa sekaligus, tetapi bertahap," paparnya.
"Jika segera terealisasi ini akan semakin optimis dan biayanya lebih kecil," ujar Dahlan di Jakarta, Selasa (16/10/2012).
Dia menjelaskan, dana untuk pembangunan jalan tol tersebut berasal dari internal perusahaan dan pinjaman perbankan. "Biaya untuk tanah saja yang sudah siap mencapai 60 persen, maka 60 persen untuk bangun tol ini Haka tidak perlu cari lagi, tinggal sisanya," katanya.
Seperti diketahui, Hutama Karya akan mengerjakan ruas jalan tol Medan-Kuala Namu-Tebing Tinggi, Tebing Tinggi-Kuala Tanjung, dan Medan-Binjai. Menurut Dahlan, Haka akan membangun lima ruas jalan.
Sementara itu, Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Ary Widiyantoro mengatakan, ruas tol trans Sumatera ini memiliki lima seksi dengan nilai investasi sebesar Rp300 triliun. Angka tersebut sudah termasuk
untuk pembebasan lahan.
Dari total investasi, nantinya sekitar 30 persen berasal dari ekuitas perseroan dan sisanya sebesar 70 persen didapat dari eksternal. Menurut dia, saat ini, Mandiri Sekuritas dan Danareksa Sekuritas tengah melakukan kajian skema untuk pendanaannya. "Ada yang berbentuk sukuk, obligasi, serta pinjaman," kata Ary.
Selain itu, saat ini perseroan sedang mengajukan penyertaan modal negara (PMN) senilai Rp5 triliun yang masuk dalam Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2013. Dia optimistis, usulan tersebut dapat
diterima dan disetujui oleh Dewan Perwakilan Rakyat.
"RKAP 2013, sebenarnya kami membutuhkan Rp10 triliun, namun kami mengajukan PMN Rp5 triliun dahulu karena tidak bisa sekaligus, tetapi bertahap," paparnya.
(rna)
Lihat Juga :