Permintaan gaji OJK menuai kecaman

Rabu, 17 Oktober 2012 - 15:06 WIB
Permintaan gaji OJK...
Permintaan gaji OJK menuai kecaman
A A A
Sindonews.com - Gaji tinggi dan pemberian fasilitas mewah yang diminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menuai kecaman. Hal ini karena seharusnya OJK lebih memperhatikan usaha ekonomi mikro.

"Kendaraan mewah seharusnya tidak diberikan dengan alasan untuk bergaya agar kredibilitas DK-OJK gagah. Anggaran ini seharusnya digunakan untuk kebutuhan sektor ekonomi mikro," ujar anggota DPR-RI Komisi XI Arief Budimanta, Rabu (17/10/2012).

Selain meminta kendaraan mewah, Arif juga menyebut bahwa OJK meminta anggaran Rp1,69 triliun di 2013 untuk operasional dan gaji.

"Gaji DK-OJK sebesar Rp154 juta per bulan dan stafnya minimal Rp4 juta per bulan belum termasuk asuransi dan tunjangan lain," tambahnya.

Sebelumnya, Dewan Komisioner (DK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan mendapatkan gaji sekira Rp94,25 juta-Rp145 juta per bulannya. Dengan demikian, OJK membutuhkan dana sekira Rp848,25 juta-Rp1,305 miliar per bulan untuk membayar sembilan orang DK OJK.

"Gaji DK OJK sekira Rp94,25 juta-Rp145 juta per bulan," ungkap Wakil OJK Rahmat Waluyanto.

Dia mengungkapkan, hal ini sesuai dengan UU OJK. Menurutnya, penetapan gaji oleh Dewan Komisioner OJK akan disesuaikan dengan standar yang wajar di sektor jasa keuangan atau regulator sektor jasa keuangan.

"Kita gunakan standar gaji di Bank Indonesia (BI) dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS)," tambahnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
OECD/INFE - OJK Conference...
OECD/INFE - OJK Conference di Bali
OJK Gelar Edukasi Keuangan...
OJK Gelar Edukasi Keuangan untuk Pelajar
Bikin Cemas Banyak Orang,...
Bikin Cemas Banyak Orang, Ini Detail Aturan Main POJK Stimulus Covid-19
OJK Beri Dua Stimulus...
OJK Beri Dua Stimulus Lanjutan Bagi Sektor Industri Keuangan Non Bank
OJK Pastikan Sektor...
OJK Pastikan Sektor Jasa Keuangan Pada Level Terkendali
OJK Menyadari Pentingnya...
OJK Menyadari Pentingnya GRC Terintegrasi di Sektor Jasa Keuangan
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
4 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
5 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
5 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
6 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
6 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
6 jam yang lalu
Infografis
18 Negara dengan Gaji...
18 Negara dengan Gaji Anggota DPR Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved