Garuda bukukan laba bersih tumbuh 51,51%
Kamis, 25 Oktober 2012 - 11:04 WIB
Garuda bukukan laba bersih tumbuh 51,51%
A
A
A
Sindonews.com - PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) pada kuartal III tahun ini berhasil membukukan laba bersih periode berjalan naik 51,66 persen menjadi USD56,48 juta dari periode yang sama tahun lalu sebesar USD37,24 juta. Sementara laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar USD56,06 juta atau meningkat 51,51 persen dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar USD37 juta.
Manajemen perseroan dalam laporannya di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (25/10/2012) menyebutkan, naiknya laba bersih ditopang naiknya pendapatan usaha sebesar 14,35 persen menjadi USD2,39 miliar dari USD2,09 miliar pada periode yang sama tahun lalu.
Kendati demikian, naiknya pendapatan usaha perusahaan penerbangan pelat merah tersebut seiring naiknya beban usaha pada kuartal III tahun ini sebesar 11,71 persen menjadi USD2,29 miliar dari kuartal III tahun lalu sebesar USD2,05 miliar.
Naiknya beban usaha tersebut dikontribusi, diantaranya dari operasional penerbangan yang naik menjadi USD1,33 miliar dari periode yang sama tahun sebelumnya USD1,16 miliar, pemeiliharaan dan perbaikan menjadi USD201,6 juta dari kuartal III tahun lalu senilai USD186,21 juta, operasional jaringan yang meningkat menjadi USD13,83 juta dari USD9,69 juta pada September tahun lalu.
Sementara itu, jumlah aset perseroan per akhir September tahun ini tercatat sebesar USD2,21 miliar. Angka ini naik sekitar 38,13 persen dibanding periode yang sama tahun lalu USD1,6 miliar.
Manajemen perseroan dalam laporannya di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (25/10/2012) menyebutkan, naiknya laba bersih ditopang naiknya pendapatan usaha sebesar 14,35 persen menjadi USD2,39 miliar dari USD2,09 miliar pada periode yang sama tahun lalu.
Kendati demikian, naiknya pendapatan usaha perusahaan penerbangan pelat merah tersebut seiring naiknya beban usaha pada kuartal III tahun ini sebesar 11,71 persen menjadi USD2,29 miliar dari kuartal III tahun lalu sebesar USD2,05 miliar.
Naiknya beban usaha tersebut dikontribusi, diantaranya dari operasional penerbangan yang naik menjadi USD1,33 miliar dari periode yang sama tahun sebelumnya USD1,16 miliar, pemeiliharaan dan perbaikan menjadi USD201,6 juta dari kuartal III tahun lalu senilai USD186,21 juta, operasional jaringan yang meningkat menjadi USD13,83 juta dari USD9,69 juta pada September tahun lalu.
Sementara itu, jumlah aset perseroan per akhir September tahun ini tercatat sebesar USD2,21 miliar. Angka ini naik sekitar 38,13 persen dibanding periode yang sama tahun lalu USD1,6 miliar.
(rna)
Lihat Juga :