IHSG diprediksi lanjutkan pelemahan
Selasa, 30 Oktober 2012 - 08:15 WIB
IHSG diprediksi lanjutkan pelemahan
A
A
A
Sindonews.com - Setelah pada perdagangan hari pertama pekan ini, indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup melemah, IHSG pada perdagangan hari ini diproyeksi kembali melanjutkan pelemahan imbas dari pelemahan bursa regional.
"IHSG hari ini diperkirakan masih akan bergerak moderat dengan kecenderungan melemah mengekor pelemahan bursa regional. Kisaran support-resistance 4.310-4.348," ujar Research Analyst Panin Sekuritas, Purwoko Sartono kepada Sindonews, Selasa (30/10/2012).
Selain faktor dari bursa regional, dari dalam negeri, pelaku pasar masih melakukan aksi wait and see menanti laporan kinerja emiten-emiten di kuartal III tahun 2012. "Pasar juga masih menanti keluarnya pengumuman kinerja emiten untuk kuartal III/2012," tambah Purwoko.
Pada perdagangan hari senin kemarin, IHSG mengawali ini ditutup melemah tipis seiring dengan sentimen negatif dari bursa regional menyusul laporan keuangan emiten di Amerika Serikat (AS), yang dibawah estimasi sedangkan dorongan positif berasal dari pertumbuhan PDB AS serta data ekonomi.
Ekonomi AS kuartal III tumbuh 2 persen lebih tinggi dari estimasi yang sebesar 1,8 persen. Ekonomi AS sepanjang sembilan bulan didorong oleh belanja konsumen, pertahanan, dan konstruksi perumahan.
Selain itu juga ada kekhawaatiran dari masalah utang Eropa. "Kekhawatiran muncul setelah Menteri Keuangan Jerman mengatakan keraguannya Yunani dapat memenuhi persyaratan untuk menerima dana bantuan yang berikutnya," ujarnya.
"IHSG hari ini diperkirakan masih akan bergerak moderat dengan kecenderungan melemah mengekor pelemahan bursa regional. Kisaran support-resistance 4.310-4.348," ujar Research Analyst Panin Sekuritas, Purwoko Sartono kepada Sindonews, Selasa (30/10/2012).
Selain faktor dari bursa regional, dari dalam negeri, pelaku pasar masih melakukan aksi wait and see menanti laporan kinerja emiten-emiten di kuartal III tahun 2012. "Pasar juga masih menanti keluarnya pengumuman kinerja emiten untuk kuartal III/2012," tambah Purwoko.
Pada perdagangan hari senin kemarin, IHSG mengawali ini ditutup melemah tipis seiring dengan sentimen negatif dari bursa regional menyusul laporan keuangan emiten di Amerika Serikat (AS), yang dibawah estimasi sedangkan dorongan positif berasal dari pertumbuhan PDB AS serta data ekonomi.
Ekonomi AS kuartal III tumbuh 2 persen lebih tinggi dari estimasi yang sebesar 1,8 persen. Ekonomi AS sepanjang sembilan bulan didorong oleh belanja konsumen, pertahanan, dan konstruksi perumahan.
Selain itu juga ada kekhawaatiran dari masalah utang Eropa. "Kekhawatiran muncul setelah Menteri Keuangan Jerman mengatakan keraguannya Yunani dapat memenuhi persyaratan untuk menerima dana bantuan yang berikutnya," ujarnya.
(rna)
Lihat Juga :