Laba Sampoerna Agro turun jadi Rp226,94 M
Rabu, 31 Oktober 2012 - 10:10 WIB
Laba Sampoerna Agro turun jadi Rp226,94 M
A
A
A
Sindonews.com - PT Sampoerna Agro Tbk (SGRO) sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini mencatat penurunan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar 10,87 persen menjadi Rp226,94 miliar dari Rp462,11 miliar pada periode yang sama tahun lalu.
Dalam laporan perseroan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (31/10/2012) terungkap, turunnya laba tersebut akibat menurunnya penjualan pada periode tersebut sebesar 14,68 persen menjadi Rp2,15 triliun dari Rp2,52 triliun pada kuartal III tahun lalu.
Kendati demikian, perseroan berhasil mengurangi beban pokok penjualan sekitar 3,75 persen menjadi Rp1,54 triliun dari periode yang sama tahun lalu Rp1,6 triliun. Namun, beban operasi lainnya meningkat menjadi Rp19,52 miliar dari Rp12 miliar, beban umum dan administrasi juga naik menjadi Rp182,75 miliar dari Rp148,18 miliar, beban operasi lainnya bertambah menjadi Rp13,21 miliar dari Rp11,09 miliar dari periode yang sama 2011.
Laba operasi tercatat menurun 43,47 persen menjadi Rp363,04 miliar dari periode yang sama tahun lalu Rp642,24 miliar. Selain itu, pendapatan keuangan perusahaan menurun menjadi Rp5,12 miliar dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp16,6 miliar dan beban keuangan meningkat menjadi Rp33,66 miliar dari Rp24,68 miliar.
Akibat menurunnya kinerja perseroan, laba periode berjalan per saham dasar juga tergerus menjadi Rp120 dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar Rp245 per lembar saham.
Dalam laporan perseroan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (31/10/2012) terungkap, turunnya laba tersebut akibat menurunnya penjualan pada periode tersebut sebesar 14,68 persen menjadi Rp2,15 triliun dari Rp2,52 triliun pada kuartal III tahun lalu.
Kendati demikian, perseroan berhasil mengurangi beban pokok penjualan sekitar 3,75 persen menjadi Rp1,54 triliun dari periode yang sama tahun lalu Rp1,6 triliun. Namun, beban operasi lainnya meningkat menjadi Rp19,52 miliar dari Rp12 miliar, beban umum dan administrasi juga naik menjadi Rp182,75 miliar dari Rp148,18 miliar, beban operasi lainnya bertambah menjadi Rp13,21 miliar dari Rp11,09 miliar dari periode yang sama 2011.
Laba operasi tercatat menurun 43,47 persen menjadi Rp363,04 miliar dari periode yang sama tahun lalu Rp642,24 miliar. Selain itu, pendapatan keuangan perusahaan menurun menjadi Rp5,12 miliar dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp16,6 miliar dan beban keuangan meningkat menjadi Rp33,66 miliar dari Rp24,68 miliar.
Akibat menurunnya kinerja perseroan, laba periode berjalan per saham dasar juga tergerus menjadi Rp120 dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar Rp245 per lembar saham.
(rna)
Lihat Juga :