Indonesia Investment Summit dorong investasi Indonesia
Selasa, 06 November 2012 - 10:39 WIB
Indonesia Investment Summit dorong investasi Indonesia
A
A
A
Sindonews.com - Guna menjaga pertumbuhan iklim investasi Indonesia agar terus positif, pemerintah bersama berbagai lembaga terkait berupaya menyosialisasikan kebijakan pemerintah yang berisi peluang investasi di enam koridor ekonomi.
Upaya pemerintah tersebut, tercermin salah satunya lewat penyelenggaraan Indonesia Investment Summit dengan tema Beyond Investment Grade di Ritz Carlton, Mega Kuningan, Jakarta, selasa (6/11/2012).
"Melalui Indonesia Investment Summit, BKPM menunjukkan upaya aktifnya dalam mendorong investasi di Indonesia," ujar Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Muhammad Chatib Basri dalam acara tersebut.
Dalam pidatonya, Chatib juga menyampaikan betapa pentingnya menyosialisasikan berbagai potensi investasi yang ada di Indonesia, mengingat kondisi sosial dan ekonomi Indonesia yang masih menonjol di antara negara-negara ASEAN.
"Perekonomian Indonesia merupakan 48 persen dari perekonomian Asean, penduduk Indonesia merupakan 42 persen dari penduduk ASEAN. Hal ini menjadikan Indonesia sebagai negara yang tidak bisa dilewatkan investor yang ingin berinvestasi di Asia Tenggara," sambung dia.
Saat ini, lanjut Chatib, kinerja perekonomian Indonesia sangat menggembirakan. Pada semester I tahun 2012, perekonomian Indonesia tumbuh 6,3 persen, menjadikan Indonesia sebagai negara anggota G20 dengan pertumbuhan terpesat sesudah China.
Untuk pertama kalinya, investasi memberikan kontribusi terbesar terhadap pertumbuhan domestik bruto (PDB), yaitu sebesar 11,2 persen. "Momentum pertumbuhan ekonomi tersebut harus terus dipertahankan," simpul dia.
Upaya pemerintah tersebut, tercermin salah satunya lewat penyelenggaraan Indonesia Investment Summit dengan tema Beyond Investment Grade di Ritz Carlton, Mega Kuningan, Jakarta, selasa (6/11/2012).
"Melalui Indonesia Investment Summit, BKPM menunjukkan upaya aktifnya dalam mendorong investasi di Indonesia," ujar Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Muhammad Chatib Basri dalam acara tersebut.
Dalam pidatonya, Chatib juga menyampaikan betapa pentingnya menyosialisasikan berbagai potensi investasi yang ada di Indonesia, mengingat kondisi sosial dan ekonomi Indonesia yang masih menonjol di antara negara-negara ASEAN.
"Perekonomian Indonesia merupakan 48 persen dari perekonomian Asean, penduduk Indonesia merupakan 42 persen dari penduduk ASEAN. Hal ini menjadikan Indonesia sebagai negara yang tidak bisa dilewatkan investor yang ingin berinvestasi di Asia Tenggara," sambung dia.
Saat ini, lanjut Chatib, kinerja perekonomian Indonesia sangat menggembirakan. Pada semester I tahun 2012, perekonomian Indonesia tumbuh 6,3 persen, menjadikan Indonesia sebagai negara anggota G20 dengan pertumbuhan terpesat sesudah China.
Untuk pertama kalinya, investasi memberikan kontribusi terbesar terhadap pertumbuhan domestik bruto (PDB), yaitu sebesar 11,2 persen. "Momentum pertumbuhan ekonomi tersebut harus terus dipertahankan," simpul dia.
(rna)
Lihat Juga :