Tiga hal atasi ekspansi migas ala Hatta
Selasa, 06 November 2012 - 13:38 WIB
Tiga hal atasi ekspansi migas ala Hatta
A
A
A
Sindonews.com - Menteri Koordinator bidang Perekonomian Hatta Rajasa mengungkapkan, ada tiga hal untuk mengatasi kurangnya ekspansi di sektor minyak dan gas bumi (migas). Pasalnya, pada kuartal III 2012, migas yang masuk dalam sektor pertambangan dan penggalian mencatat pertumbuhan yang negatif.
Pertama, menurutnya, persoalan cost recovery yang mesti diperjelas. "Segera memperjelas dispute masalah cost recovery. Saya minta duduk bersama lagi untuk cost recovery. Dan investasi di hulu dikembangkan, eksplorasi terutama tidak boleh ada beban awal, pajak dan sebagainya. Karena itu belum tentu modal kembali. Agar tidak dibebanin dengan hal-hal lain," ujar Hatta di kantornya, Jakarta, Selasa (6/11/2012).
Kedua, lanjutnya adalah terhambatnya plan of development. Menurut Hatta banyak lapangan-lapangan yang terhambat pada sisi perizinan.
"Banyak lapangan minyak kita di-recovery teknologinya. Perlu kita kembangkan pada split-nya. Harus dibagi split yang lebih menarik. Sekarang resiko meningkat. Kita harus rajin bagaimana memperbaiki split," jelasnya.
Sementara itu, yang ketiga adalah urusan hilirisasi di sektor ini. "Ketiga,itu di hilirnya. Misalkan mandeknya migas. Pipanisasi, lambatnya membangun depo-depo. Ini berkaitan dengan pertumbuhan sektor migas," pungkasnya.
Pertama, menurutnya, persoalan cost recovery yang mesti diperjelas. "Segera memperjelas dispute masalah cost recovery. Saya minta duduk bersama lagi untuk cost recovery. Dan investasi di hulu dikembangkan, eksplorasi terutama tidak boleh ada beban awal, pajak dan sebagainya. Karena itu belum tentu modal kembali. Agar tidak dibebanin dengan hal-hal lain," ujar Hatta di kantornya, Jakarta, Selasa (6/11/2012).
Kedua, lanjutnya adalah terhambatnya plan of development. Menurut Hatta banyak lapangan-lapangan yang terhambat pada sisi perizinan.
"Banyak lapangan minyak kita di-recovery teknologinya. Perlu kita kembangkan pada split-nya. Harus dibagi split yang lebih menarik. Sekarang resiko meningkat. Kita harus rajin bagaimana memperbaiki split," jelasnya.
Sementara itu, yang ketiga adalah urusan hilirisasi di sektor ini. "Ketiga,itu di hilirnya. Misalkan mandeknya migas. Pipanisasi, lambatnya membangun depo-depo. Ini berkaitan dengan pertumbuhan sektor migas," pungkasnya.
(rna)
Lihat Juga :