IHSG dibuka langsung anjlok hingga 56 poin
Kamis, 08 November 2012 - 10:22 WIB
IHSG dibuka langsung anjlok hingga 56 poin
A
A
A
Sindonews.com - Jauh melampau ekspektasi para analisa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini dibuka langsung merosot tajam hingga 56 poin ke level 4.294.
IHSG, pada perdagangan hari ini, Kamis (8/11/2012) dibuka turun 56,32 poin atau 1,29 persen ke 4.294,10. LQ45 merosot 11,26 poin atau 1,5 persen menjadi 739,75, indek IDX30 turun 5,72 poin atau 1,5 persen ke 374,35, dan Jakarta Islamic Indeks (JII) turun 9,02 poin atau 1,5 persen ke 608,85.
Nilai transaksi tercatat sebesar Rp163,034 miliar lembar saham diperdagangkan dari 108,989 juta lembar saham diperdagangkan. Namun, investor asing terpantu masih mencatatkan aksi beli sebesar Rp13,257 miliar. Delapan saham melemah, berbanding 158 saham melemah, dan 30 saham stagnan.
Sektor pendukung indeks saham terpantau kompak melemah. Sektor aneka industri mencatatkan pelemahan terbesar 9,13 poin atau 2 persen, diikuti sektor tambang yang turun 30,82 poin atau 1,6 persen, sektor perdagangan 11,83 poin atau 1,6 persen, dan sektor properti turun 4,59 poin atau 1,4 persen.
Saham-saham yang bergerak menguat (top gainers) antara lain saham PT Pudjiadi and Sons Tbk (PNSE) naik Rp230 ke Rp1.180, saham PT Plaza Indonesia Realty Tbk (PLIN) naik Rp20 ke Rp1.530, dan saham PT Bhakti Capital Indonesia Tbk (BCAP) naik Rp10 ke Rp1.130.
Sementara saham-saham yang bergerak melemah (top losers) antara lain saham PT United Tractor Tbk (UNTR) turun Rp500 menjadi Rp20.400, saham PT Indocement Tunggal Prakasa Tbk (INTP) turun Rp450 menjadi Rp22.350, dan saham PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp400 menjadi Rp47.100.
Saham-saham di Asia kompak melemah, dengan indeks Shanghai turun 18,69 poin atau 0,89 persen, indeks Hang Seng merosot 250,51 poin atau 1,13 persen, indeks Nikkei anjlok 113,73 poin atau 1,27 persen, dan indeks Straits Times anjlok 27,44 poin atau 0,90 persen.
IHSG, pada perdagangan hari ini, Kamis (8/11/2012) dibuka turun 56,32 poin atau 1,29 persen ke 4.294,10. LQ45 merosot 11,26 poin atau 1,5 persen menjadi 739,75, indek IDX30 turun 5,72 poin atau 1,5 persen ke 374,35, dan Jakarta Islamic Indeks (JII) turun 9,02 poin atau 1,5 persen ke 608,85.
Nilai transaksi tercatat sebesar Rp163,034 miliar lembar saham diperdagangkan dari 108,989 juta lembar saham diperdagangkan. Namun, investor asing terpantu masih mencatatkan aksi beli sebesar Rp13,257 miliar. Delapan saham melemah, berbanding 158 saham melemah, dan 30 saham stagnan.
Sektor pendukung indeks saham terpantau kompak melemah. Sektor aneka industri mencatatkan pelemahan terbesar 9,13 poin atau 2 persen, diikuti sektor tambang yang turun 30,82 poin atau 1,6 persen, sektor perdagangan 11,83 poin atau 1,6 persen, dan sektor properti turun 4,59 poin atau 1,4 persen.
Saham-saham yang bergerak menguat (top gainers) antara lain saham PT Pudjiadi and Sons Tbk (PNSE) naik Rp230 ke Rp1.180, saham PT Plaza Indonesia Realty Tbk (PLIN) naik Rp20 ke Rp1.530, dan saham PT Bhakti Capital Indonesia Tbk (BCAP) naik Rp10 ke Rp1.130.
Sementara saham-saham yang bergerak melemah (top losers) antara lain saham PT United Tractor Tbk (UNTR) turun Rp500 menjadi Rp20.400, saham PT Indocement Tunggal Prakasa Tbk (INTP) turun Rp450 menjadi Rp22.350, dan saham PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp400 menjadi Rp47.100.
Saham-saham di Asia kompak melemah, dengan indeks Shanghai turun 18,69 poin atau 0,89 persen, indeks Hang Seng merosot 250,51 poin atau 1,13 persen, indeks Nikkei anjlok 113,73 poin atau 1,27 persen, dan indeks Straits Times anjlok 27,44 poin atau 0,90 persen.
(gpr)
Lihat Juga :