IHSG terus dibayangi sentimen negatif

Sabtu, 10 November 2012 - 11:48 WIB
IHSG terus dibayangi...
IHSG terus dibayangi sentimen negatif
A A A
Sindonews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih terus dibayang-bayangi isu fiscal cliff sehingga pergerakannya pun hampir tidak terprediksi karena pelaku pasar masih melakukan aksi wait and see.

Kepala Riset Buana Capital, Alfred Nainggolan menyebutkan, adanya persoalan penting yakni penyelesaian fiscal cliff senilai USD600 miliar, masih memberi dampak negatif bagi indeks saham di tanah air.

“Sentimen negatif masih banyak datang dari eksternal. Euforia pemilihan presiden AS sudah tidak lagi semarak dan hanya berlangsung saat itu saja. Sekarang pelaku pasar sedang terfokus pada kebijakan fiscal cliff yang akan diberlakukan,” ujar Alfred, Sabtu (9/11/2012).

Hal senada disampaikan pengamat pasar modal dari PT Panin Sekuritas, Purwoko Sartono yang mengatakan, masih banyaknya sentimen negatif yang berhembus membuat IHSG belum bisa leluasa melakukan penguatannya.

"Pergerakan indeks masih dibayangi oleh isu fiscal cliff. Selain itu perkembangan Yunani terkait usahanya dalam mendapatkan dana bantuan juga memberikan sentimen negatif," kata Purwoko.

Terkait hal tersebut, kata Purwoko, Menteri keuangan kawasan Eropa saat ini sedang menunggu laporan lengkap Yunani terkait persyaratan-persyaratan yang telah dipenuhi untuk mendapatkan dana bantuan.

Kemarin Yunani juga telah mendapat persetujuan parlemennya untuk memotong anggaran agar masuk dalam persyaratan dana bantuan. Dana bantuan Yunani diperkirakan baru akan keluar pada akhir bulan ini.

Sementara, mengawali perdagangan pekan depan, kedua pengamat memprediksi adanya kecenderungan menguat pada IHSG kendati masih terbatas.

"Mengawali perdagangan pekan depan kami proyeksikan indeks akan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat. Kami melihat sektor finansial, properti, dan konstruksi masih dapat menjadi saham pilihan trading pada hari ini. Kami proyeksikan indeks akan bergerak pada kisaran support-resistance 4.300-4.350," kata Purwoko.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Temuan Vaksin Covid-19...
Temuan Vaksin Covid-19 Jadi Sentimen Positif, IHSG Berpotensi Reli
IHSG Diprediksi Melemah...
IHSG Diprediksi Melemah dalam Jangka Pendek
Pagi Menghijau, IHSG...
Pagi Menghijau, IHSG Sore Ditutup Anjlok 1,05 Persen ke 5.105
Bisa Tembus Level 6.000...
Bisa Tembus Level 6.000 di Akhir Tahun, IHSG Menuju Fase Skenario Terbaik
Koleksi 5 Saham Ini...
Koleksi 5 Saham Ini Saat IHSG Masih Akan Meroket
Potensi Kenaikan Jangka...
Potensi Kenaikan Jangka Pendek IHSG Masih Terbuka Lebar
Berita Terkini
Tokenisasi Saham AI...
Tokenisasi Saham AI Diminati Investor, Bittime Catat Kepemilikan Naik 106%
7 jam yang lalu
Iran-AS Memanas Lagi,...
Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 6%
7 jam yang lalu
Pertamina Manfaatkan...
Pertamina Manfaatkan Jakarta Fair Perkuat Daya Saing UMKM Lokal
8 jam yang lalu
Pasar Saham RI Terancam...
Pasar Saham RI Terancam Turun Kelas, Modal Asing Bisa Kabur Rp3,6 Triliun
8 jam yang lalu
Sertifikasi Influencer...
Sertifikasi Influencer Kripto Dinilai Jadi Langkah Positif Bangun Ekosistem Lebih Sehat
8 jam yang lalu
Rupiah Kian Krasan di...
Rupiah Kian Krasan di Kisaran Rp18.000, Apa Penyebabnya?
9 jam yang lalu
Infografis
AS Terus Lanjutkan Penjajahan...
AS Terus Lanjutkan Penjajahan di Suriah karena Kuasai 90% Minyak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved