Awali pekan, IHSG dibuka langsung merah
Senin, 12 November 2012 - 10:15 WIB
Awali pekan, IHSG dibuka langsung merah
A
A
A
Sindonews.com - Mengawali pekan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) nampak bersemangat, IHSG langsung dibuka bergerak di jalur merah. Hal serupa juga terjadi di bursa-bursa Asia.
IHSG, pada awal perdagangan, Senin (12/11/2012) dibuka anjlok 5,23 poin atau 0,12 persen ke 4.328,41. LQ45 turun 0,82 poin atau 0,1 persen ke 746,15, indeks IDX30 melemah 0,43 poin atau 0,1 persen ke 378,12, dan Jakarta Islamic Indeks (JII) anjlok 0,54 poin atau 0,1 persen ke 611,83.
Nilai transaksi tercatat sebesar Rp134,821 miliar dari 126,582 juta lembar saham diperdagangkan. Sementara investor asing juga mencatat aksi jual sebesar Rp7,797 miliar. Sebanyak 48 saham menguat, 87 saham bergerak stagnan, dan 38 saham bergerak melemah.
Sektor pendukung indeks saham terpantau mayoritas melemah. Sektor infrastruktur turun 4,53 poin atau 0,5 persen, sektor perdagangan turun 0,59 poin atau 0,1 persen, sektor industri dasar turun 0,45 poin atau 0,1 persen. Sementara sektor agrikultur, tambang, properti dan konsumsi terpantau menguat.
Saham-saham yang bergerak menguat (top gainers) antara lain PT Multi Bintang Indonesia Tbk MLBI) naik Rp8 ribu menjadi Rp710 ribu, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp950 ke Rp47.400 dan PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) naik Rp700 ke Rp23.100.
Sementara saham-saham yang bergerak melemah (top losers) antara lain saham saham PT Schering Plough Indonesia Tbk (SCPI) turun Rp6.950 menjadi Rp29.050, Saham PT Inti Bangun Sejahtera Tbk (IBST) turun Rp300 menjadi Rp5.200, dan saham PT Solusi Tunas Pratama Tbk (SUPR) turun Rp250 menjadi Rp4.450.
Indeks Asia terpantau bergerak dua arah. Shanghai turun tipis 0,21 poin, indeks Nikkei turun 58,78 poin atau 0,67 persen, indeks Strait Times terkoreksi 4,96 poin atau 0,16 persen, hanya indeks Hang Seng bergerak stagnan dengan melaju tipis 2,91 poin.
IHSG, pada awal perdagangan, Senin (12/11/2012) dibuka anjlok 5,23 poin atau 0,12 persen ke 4.328,41. LQ45 turun 0,82 poin atau 0,1 persen ke 746,15, indeks IDX30 melemah 0,43 poin atau 0,1 persen ke 378,12, dan Jakarta Islamic Indeks (JII) anjlok 0,54 poin atau 0,1 persen ke 611,83.
Nilai transaksi tercatat sebesar Rp134,821 miliar dari 126,582 juta lembar saham diperdagangkan. Sementara investor asing juga mencatat aksi jual sebesar Rp7,797 miliar. Sebanyak 48 saham menguat, 87 saham bergerak stagnan, dan 38 saham bergerak melemah.
Sektor pendukung indeks saham terpantau mayoritas melemah. Sektor infrastruktur turun 4,53 poin atau 0,5 persen, sektor perdagangan turun 0,59 poin atau 0,1 persen, sektor industri dasar turun 0,45 poin atau 0,1 persen. Sementara sektor agrikultur, tambang, properti dan konsumsi terpantau menguat.
Saham-saham yang bergerak menguat (top gainers) antara lain PT Multi Bintang Indonesia Tbk MLBI) naik Rp8 ribu menjadi Rp710 ribu, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp950 ke Rp47.400 dan PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) naik Rp700 ke Rp23.100.
Sementara saham-saham yang bergerak melemah (top losers) antara lain saham saham PT Schering Plough Indonesia Tbk (SCPI) turun Rp6.950 menjadi Rp29.050, Saham PT Inti Bangun Sejahtera Tbk (IBST) turun Rp300 menjadi Rp5.200, dan saham PT Solusi Tunas Pratama Tbk (SUPR) turun Rp250 menjadi Rp4.450.
Indeks Asia terpantau bergerak dua arah. Shanghai turun tipis 0,21 poin, indeks Nikkei turun 58,78 poin atau 0,67 persen, indeks Strait Times terkoreksi 4,96 poin atau 0,16 persen, hanya indeks Hang Seng bergerak stagnan dengan melaju tipis 2,91 poin.
(gpr)
Lihat Juga :