Garuda akui untung promosikan pasar modal RI
Senin, 12 November 2012 - 17:40 WIB
Garuda akui untung promosikan pasar modal RI
A
A
A
Sindonews.com - Kendati mengaku tidak mengeluarkan biaya sama sekali, PT Garuda Indonesia (Persero) mengaku justru sangat terbantu dengan dilakukannya kerja sama dengan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) terkait upaya promosi penanaman modal di Tanah Air.
"Tidak ada sama sekali biaya atas kerja sama ini. Kita malah untung jika realisasi investasi terjadi, dan warga asing berduyun-duyun mengunjungi Indonesia," ujar Direktur Utama Garuda Indonesia Tbk (GIAA) Emirsyah Satar dalam sambutannya di Gedung BKPM, Jakarta, Senin (12/11/2012).
Dalam kesempatan tersebut, dia mengungkapkan akan sepenuhnya mendukung langkah BKPM tersebut demi terwujudnya iklim investasi di Indonesia yang lebih bergairah dengan memperkenalkannya kepada khalayak dunia.
Selain promosi pasar modal melalui majalah dan hiburan selama penerbangan, perusahaan penerbangan pelat merah tersebut juga akan memfasilitasi promosi melalui 24 kantor cabang Garuda di kota besar dunia, seperti Tokyo, Amsterdam dan Shanghai.
"Kantor kami di Tokyo dan Beijing commercial value-nya tinggi karena terletak di kawasan bisnis di pusat kota. Kami sangat terbuka bila BKPM mau menaruh informasi soal investasi di sana," imbuh dia.
"Tidak ada sama sekali biaya atas kerja sama ini. Kita malah untung jika realisasi investasi terjadi, dan warga asing berduyun-duyun mengunjungi Indonesia," ujar Direktur Utama Garuda Indonesia Tbk (GIAA) Emirsyah Satar dalam sambutannya di Gedung BKPM, Jakarta, Senin (12/11/2012).
Dalam kesempatan tersebut, dia mengungkapkan akan sepenuhnya mendukung langkah BKPM tersebut demi terwujudnya iklim investasi di Indonesia yang lebih bergairah dengan memperkenalkannya kepada khalayak dunia.
Selain promosi pasar modal melalui majalah dan hiburan selama penerbangan, perusahaan penerbangan pelat merah tersebut juga akan memfasilitasi promosi melalui 24 kantor cabang Garuda di kota besar dunia, seperti Tokyo, Amsterdam dan Shanghai.
"Kantor kami di Tokyo dan Beijing commercial value-nya tinggi karena terletak di kawasan bisnis di pusat kota. Kami sangat terbuka bila BKPM mau menaruh informasi soal investasi di sana," imbuh dia.
(rna)
Lihat Juga :