Hati-hati, fiscal cliff masih berbahaya
Jum'at, 16 November 2012 - 15:45 WIB
Hati-hati, fiscal cliff masih berbahaya
A
A
A
Sindonews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) rupanya masih harus bekerja keras mempertahankan penguatannya. Pasalnya, selama beberapa waktu kedepan, konsentrasi pelaku pasar masih tertuju pada fiscal cliff sebelum ada kesepakatan mengenai anggaran Amerika 2013 dan fiscal cliff ini aktif secara otomatis.
"Pergerakan pasar beberapa waktu mendatang tampaknya masih akan dibayangi oleh isu fiscal cliff yang masih mempengaruhi pergerakan Wall Street sebelum ada kesepakatan mengenai anggaran Amerika 2013 dan waktunya hanya tinggal 1,5 bulan lagi sebelum fiscal cliff ini aktif secara otomatis," terang analis dari PT Panin Sekuritas, Purwoko Sartono kepada Sindonews, Jumat (16/11/2012).
Kendati demikian, kata Purwoko, IHSG masih cukup sakti menghalau berbagai sentimen negatif yang datang dari berbagai sisi. Hal tersebut terlihat dari masih mampunya IHSG melakukan penguatan pada perdagangan terakhir menjelang libur panjang akhir pekan yang jatuh pada hari rabu 14 November 2012 kemarin.
"IHSG pada perdagangan terakhir menjelang libur panjang akhir pekan kemarin berhasil ditutup menguat +0,44 persen," sambung dia.
Penguatan, kata Purwoko, utamanya didorong dari internal sendiri dimana para pelaku pasar melakukan aksi beli saham-saham second linier disamping dukungan respon positif dari pasar ragional.
"Menguatnya indeks didorong oleh aksi beli pada saham second liner menjelang penutupan. Investor regional juga tampak merespon positif akan spekulasi Spanyol akan segera meminta dana bantuan. Dan kabar ini juga yang menekan turun yield obligasi Spanyol. Selain itu berita berakhirnya pertemuan partai berkuasa di China untuk memilih pemimpin baru juga direspon positif oleh pelaku pasar," tutup dia.
"Pergerakan pasar beberapa waktu mendatang tampaknya masih akan dibayangi oleh isu fiscal cliff yang masih mempengaruhi pergerakan Wall Street sebelum ada kesepakatan mengenai anggaran Amerika 2013 dan waktunya hanya tinggal 1,5 bulan lagi sebelum fiscal cliff ini aktif secara otomatis," terang analis dari PT Panin Sekuritas, Purwoko Sartono kepada Sindonews, Jumat (16/11/2012).
Kendati demikian, kata Purwoko, IHSG masih cukup sakti menghalau berbagai sentimen negatif yang datang dari berbagai sisi. Hal tersebut terlihat dari masih mampunya IHSG melakukan penguatan pada perdagangan terakhir menjelang libur panjang akhir pekan yang jatuh pada hari rabu 14 November 2012 kemarin.
"IHSG pada perdagangan terakhir menjelang libur panjang akhir pekan kemarin berhasil ditutup menguat +0,44 persen," sambung dia.
Penguatan, kata Purwoko, utamanya didorong dari internal sendiri dimana para pelaku pasar melakukan aksi beli saham-saham second linier disamping dukungan respon positif dari pasar ragional.
"Menguatnya indeks didorong oleh aksi beli pada saham second liner menjelang penutupan. Investor regional juga tampak merespon positif akan spekulasi Spanyol akan segera meminta dana bantuan. Dan kabar ini juga yang menekan turun yield obligasi Spanyol. Selain itu berita berakhirnya pertemuan partai berkuasa di China untuk memilih pemimpin baru juga direspon positif oleh pelaku pasar," tutup dia.
(gpr)
Lihat Juga :