IHSG masih rawan terjerembab

Rabu, 21 November 2012 - 08:03 WIB
IHSG masih rawan terjerembab
IHSG masih rawan terjerembab
A A A
Sindonews.com - Tak berbeda dengan perdagangan kemarin, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi masih akan melanjutkan pelemahan. Hal tersebut dikarenakan faktor minimnya sentimen positif dalam negeri serta kondisi Amerika Serikat (AS).

Hal tersebut disampaikan Kepala Riset MNC Securities Edwin Sebayang. Dia mengatakan IHSG berpeluang melanjutkan kejatuhannya karena kurangnya sentimen positif dari dalam negeri serta merujuk situasi negatif yang terjadi di AS.

"Situasi negatif AS yaitu dengan munculnya komentar negatif dari Chairman the Fed Bernanke yang berkata bahwa fiscal cliff berpotensi menjadi ancaman bagi perbaikan ekonomi, tetapi mengatakan tidak akan ada lagi paket stimulus baru," jelasnya di Jakarta, Rabu (21/11/2012).

Edwin menambahkan, selain itu Bernake juga mengatakan situasi APBN AS saat ini juga sudah melukai perekonomian AS dan menyarankan Congress AS untuk menaikan batasan utang untuk menghindari kebangkrutan atas obligasi yang dikeluarkan negara.

"Padahal berita positif lainnya datang dari data ekonomi Housing Starts yang tumbuh 3.6 persen mencapai level 894.000, suatu level tertinggi selama empat tahun terakhir," tambah Edwin.

Sebagai informasi, maraknya sentimen negatif mendorong Dow Jones ditutup turun 7,45 poin (0,06 persen) diiringi penurunan The VIX 1,05 persen ditutup pada level 15,08. Selain itu muncul berita negatif mengenai emiten Hewlett-Packard yang saham turun tajam 11,95 persen (terendah selama 10 tahun terakhir) setelah mengeluarkan statement earnings.

"Statement earnings tersebut yang diperoleh melebihi ekspektasi analyst diperoleh setelah mengeluarkan accounting charge yang sangat besar berkaitan akuisisi yang mereka lakukan atas unit Autonomy Software," ujarnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Temuan Vaksin Covid-19...
Temuan Vaksin Covid-19 Jadi Sentimen Positif, IHSG Berpotensi Reli
IHSG Diprediksi Melemah...
IHSG Diprediksi Melemah dalam Jangka Pendek
Pagi Menghijau, IHSG...
Pagi Menghijau, IHSG Sore Ditutup Anjlok 1,05 Persen ke 5.105
Bisa Tembus Level 6.000...
Bisa Tembus Level 6.000 di Akhir Tahun, IHSG Menuju Fase Skenario Terbaik
Koleksi 5 Saham Ini...
Koleksi 5 Saham Ini Saat IHSG Masih Akan Meroket
Potensi Kenaikan Jangka...
Potensi Kenaikan Jangka Pendek IHSG Masih Terbuka Lebar
Berita Terkini
Rahasia Industri Logam...
Rahasia Industri Logam Tanah Jarang China Dibongkar Ilmuwan, AS-Jepang Pegang Kunci Mineral Langka!
1 jam yang lalu
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Turun ke 5.865, Mayoritas Saham Berada di Zona Merah
1 jam yang lalu
Kesepakatan Damai Batal!...
Kesepakatan Damai Batal! AS Gempur Balik Iran, Harga Minyak Ngamuk Lagi
2 jam yang lalu
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Lumpuhkan Jantung Kilang Minyak Rusia, Kelangkaan BBM Memburuk
3 jam yang lalu
Tokenisasi Saham AI...
Tokenisasi Saham AI Diminati Investor, Bittime Catat Kepemilikan Naik 106%
13 jam yang lalu
Iran-AS Memanas Lagi,...
Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 6%
13 jam yang lalu
Infografis
5 Titik Rawan Perang...
5 Titik Rawan Perang Dunia III pada Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved