Fiscal cliff masih menghantui IHSG
Kamis, 22 November 2012 - 08:30 WIB
Fiscal cliff masih menghantui IHSG
A
A
A
Sindonews.com - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibayangi oleh kepastian masalah dana bailout Yunani. IHSG berada pada kisaran support-resistance 4.290-4.335.
"Pergerakan bursa regional hari ini akan dibayangi oleh kepastian masalah bailout Yunani yang kemarin sore menekan pembukaan bursa Eropa," kata Research Analyst Panin Sekutitas Purwoko Sartono di Jakarta, Rabu (21/11/2012).
Menurut Purwoko, hal tersebut menyusul gagal tercapainya kesepakatan diantara pembuat kebijakan moneter di Eropa tentang penetapan dana bailout Yunani.
"Selain itu pernyataan the Fed bahwa mereka tidak mempunyai alat untuk menahan kerusakan yang timbul dari fiscal cliff. Komentar ini seperti memberi tekanan kepada kongres untuk tidak ada cara lain kecuali sepakat sehingga fiscal cliff tidak terjadi," jelasnya.
Sebelumnya, IHSG kemarin ditutup menguat tipis setelah hampir sepanjang perdagangan berada di zona merah. Aksi beli terhadap saham second liner menjadi pendorong naiknya indeks menjelang penutupan.
Pergerakan bursa regional kemarin dipengaruhi oleh data pembangunan rumah baru di AS yang menguat sebagai sinyal membaiknya data makro ekonomi. Menurutnya, saham pilihan menurut Purwoko antara lain SDRA, CTRS, GGRM, WIKA dan ERAA.
"Pergerakan bursa regional hari ini akan dibayangi oleh kepastian masalah bailout Yunani yang kemarin sore menekan pembukaan bursa Eropa," kata Research Analyst Panin Sekutitas Purwoko Sartono di Jakarta, Rabu (21/11/2012).
Menurut Purwoko, hal tersebut menyusul gagal tercapainya kesepakatan diantara pembuat kebijakan moneter di Eropa tentang penetapan dana bailout Yunani.
"Selain itu pernyataan the Fed bahwa mereka tidak mempunyai alat untuk menahan kerusakan yang timbul dari fiscal cliff. Komentar ini seperti memberi tekanan kepada kongres untuk tidak ada cara lain kecuali sepakat sehingga fiscal cliff tidak terjadi," jelasnya.
Sebelumnya, IHSG kemarin ditutup menguat tipis setelah hampir sepanjang perdagangan berada di zona merah. Aksi beli terhadap saham second liner menjadi pendorong naiknya indeks menjelang penutupan.
Pergerakan bursa regional kemarin dipengaruhi oleh data pembangunan rumah baru di AS yang menguat sebagai sinyal membaiknya data makro ekonomi. Menurutnya, saham pilihan menurut Purwoko antara lain SDRA, CTRS, GGRM, WIKA dan ERAA.
(gpr)
Lihat Juga :