Sesi I, IHSG rebound ke jalur merah
Jum'at, 23 November 2012 - 12:15 WIB
Sesi I, IHSG rebound ke jalur merah
A
A
A
Sindonews.com - Setelah dibuka menguat, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) malah berbalik arah ke jalur merah di paruh waktu perdagangan setelah diserang aksi profit taking dari investor.
IHSG, pada penutupan sesi I perdagangan, Jumat (23/11/2012) anjlok 6,28 poin atau 0,14 persen ke 3.329,65. LQ45 turun 1,84 poin atau 0,2 persen ke 742,60, indeks IDX30 turun 0,90 poin atau 0,2 persen ke 376,17, dan Jakarta Islamic Indeks (JII) turun 1,88 poin atau 0,3 persen ke 605,19.
Nilai transaksi sebesar Rp3,272 triliun dari 3,332 miliar lembar saham diperdagangkan. Selain itu, investor asing terpantau melakukan aksi beli sebesar Rp310,559 miliar. Tercatat 86 saham menguat, 125 saham melemah, dan 102 bergerak stagnan.
Sektor pendukung indeks saham terpantau sektor manufaktur, aneka industri, keuangan dan konsumsi mampu naik. Sedangkan sektor tambang, perdagnagan, peroperti industri dasar melemah.
Saham-saham yang bergerak menguat (top gainers) antara lain saham PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp250 ke Rp51.250, saham PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) naik Rp250 ke Rp5.500, saham PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI) naik Rp200 ke Rp6.250.
Sementara saham-saham yang bergerak melemah (top losers) antara lain saham PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) turun Rp900 menjadi Rp40.900, saham PT Toba Pulp Lestari Tbk (INRU) turun Rp250 menjadi Rp1.100, dan saham PT ABM Investama Tbk (ABMM) turun Rp125 menjadi Rp3.200.
Indeks Asia terpantau mayoritas bergerak menguat. Shanghai menguat 14,68 poin atau 0,73 persen, Hang Seng melaju 61,83 poin atau 0,28 persen, indeks Nikkei naik 144,28 poin atau 1,56 persen, dan Strait Times naik tipis 3,09 poin atau 0,10 persen.
IHSG, pada penutupan sesi I perdagangan, Jumat (23/11/2012) anjlok 6,28 poin atau 0,14 persen ke 3.329,65. LQ45 turun 1,84 poin atau 0,2 persen ke 742,60, indeks IDX30 turun 0,90 poin atau 0,2 persen ke 376,17, dan Jakarta Islamic Indeks (JII) turun 1,88 poin atau 0,3 persen ke 605,19.
Nilai transaksi sebesar Rp3,272 triliun dari 3,332 miliar lembar saham diperdagangkan. Selain itu, investor asing terpantau melakukan aksi beli sebesar Rp310,559 miliar. Tercatat 86 saham menguat, 125 saham melemah, dan 102 bergerak stagnan.
Sektor pendukung indeks saham terpantau sektor manufaktur, aneka industri, keuangan dan konsumsi mampu naik. Sedangkan sektor tambang, perdagnagan, peroperti industri dasar melemah.
Saham-saham yang bergerak menguat (top gainers) antara lain saham PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp250 ke Rp51.250, saham PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) naik Rp250 ke Rp5.500, saham PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI) naik Rp200 ke Rp6.250.
Sementara saham-saham yang bergerak melemah (top losers) antara lain saham PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) turun Rp900 menjadi Rp40.900, saham PT Toba Pulp Lestari Tbk (INRU) turun Rp250 menjadi Rp1.100, dan saham PT ABM Investama Tbk (ABMM) turun Rp125 menjadi Rp3.200.
Indeks Asia terpantau mayoritas bergerak menguat. Shanghai menguat 14,68 poin atau 0,73 persen, Hang Seng melaju 61,83 poin atau 0,28 persen, indeks Nikkei naik 144,28 poin atau 1,56 persen, dan Strait Times naik tipis 3,09 poin atau 0,10 persen.
(gpr)
Lihat Juga :