IHSG diprediksi konsolidasi
Selasa, 27 November 2012 - 08:43 WIB
IHSG diprediksi konsolidasi
A
A
A
Sindonews.com - Kendati kembali menembus rekor terbarunya, indeks harga saham gabungan (IHSG) masih perlu memperhatikan sentimen negatif dari belum tercapainya kesepakatan terkait bantuan untuk Yunani. IHSG pada perdagangan hari ini diperkirakan masih akan melakukan konsolidasi.
"Pergerakan pasar masih dibayangi oleh penantian kesepakatan Menteri Keuangan di Eropa terkait bantuan untuk Yunani," ujar pengamat pasar modal PT Panin Sekuritas, Purwoko Sartono, Selasa (27/11/2012).
Menurut dia, kesulitan tercapainya kesepakatan karena penurunan bunga dana bantuan untuk Yunani membuat bunga baru tersebut lebih rendah dari pada cost of fund beberapa negara kawasan Eropa yang memberikan pinjaman kepada Yunani. "Sehingga negara tersebut harus menanggung spread tersebut," kata Purwoko.
IHSG kemarin ditutup menguat menembus rekor tertinggi menyusul sentimen positif dari regional pascakenaikan bursa Amerika pada Jumat pekan lalu. Kenaikan pekan lalu seiring dengan optimisme akan tercapai kesepakatan anggaran sehingga fiscal cliff dapat dihindari.
Selain itu, data manufaktur China yang bertumbuh pertama kali sejak 13 bulan terakhir dan business confidence di Jerman yang naik turut menyumbang dorongan positif. IHSG pada perdagangan kemarin naik 26,36 poin atau 0,61 persen menuju level 4.375,17.
Hari ini, dia memperkirakan indeks kemungkinan akan konsolidasi dahulu. Adapun kisaran support-resistance berada pada level 4.345-4.390 dengan saham pilihan, diantaranya GGRM, MAPI, AISA, TOTL.
"Pergerakan pasar masih dibayangi oleh penantian kesepakatan Menteri Keuangan di Eropa terkait bantuan untuk Yunani," ujar pengamat pasar modal PT Panin Sekuritas, Purwoko Sartono, Selasa (27/11/2012).
Menurut dia, kesulitan tercapainya kesepakatan karena penurunan bunga dana bantuan untuk Yunani membuat bunga baru tersebut lebih rendah dari pada cost of fund beberapa negara kawasan Eropa yang memberikan pinjaman kepada Yunani. "Sehingga negara tersebut harus menanggung spread tersebut," kata Purwoko.
IHSG kemarin ditutup menguat menembus rekor tertinggi menyusul sentimen positif dari regional pascakenaikan bursa Amerika pada Jumat pekan lalu. Kenaikan pekan lalu seiring dengan optimisme akan tercapai kesepakatan anggaran sehingga fiscal cliff dapat dihindari.
Selain itu, data manufaktur China yang bertumbuh pertama kali sejak 13 bulan terakhir dan business confidence di Jerman yang naik turut menyumbang dorongan positif. IHSG pada perdagangan kemarin naik 26,36 poin atau 0,61 persen menuju level 4.375,17.
Hari ini, dia memperkirakan indeks kemungkinan akan konsolidasi dahulu. Adapun kisaran support-resistance berada pada level 4.345-4.390 dengan saham pilihan, diantaranya GGRM, MAPI, AISA, TOTL.
(rna)
Lihat Juga :