Modernland tawarkan kupon obligasi 8,75-11%
Jum'at, 30 November 2012 - 15:03 WIB
Modernland tawarkan kupon obligasi 8,75-11%
A
A
A
Sindonews.com - PT Modernland Realty Tbk (MDLN) menerbitkan Obligasi II MDLN 2012 dengan kisaran kupon seri A di 8,75-10,75 persen dan seri B di 9-11 persen. Seri A memiliki jangka waktu tiga tahun dan seri B selama lima tahun.
Investor Relation Manager MDLN Cuncun Wijaya mengatakan, obligasi ini memiliki nilai emisi maksimal Rp500 miliar dengan jaminan 100 persen dengan tanah milik perseroan. Obligasi ini akan menyasar investor domestik dan tidak akan melakukan roadshow ke luar negeri."Kita hanya menargetkan meraih investor domestik," ujar Cuncun.
Dana hasil obligasi ini akan digunakan untuk penyertaan pada entitas anak PT Prisma Inti Semesta sebanyak Rp300 miliar atau 60 persen dari dana hasil obligasi. Dana tersebut akan dialokasikan untuk pembelian tanah dan pembangunan infrastruktur oleh anak usaha tersebut.
"Anggaran tersebut untuk pembebasan lahan 1000 ha di Cikande, Banten, selama lima tahun kedepan," ujarnya di Jakarta, Jumat (30/11/2012).
Dia juga mengatakan, sekitar 20 persen akan dialokasikan sebagai pinjaman bagi entitas anak PT The New Asia Industrial Estate, termasuk untuk akuisisi lahan di Cikande dan pembangunan infrastruktur. Sedangkan 20 persen digunakan untuk pembiayaan infrastruktur.
"Anggaran akuisisi kita ambil dari obligasi karena lebih fleksibel," ujarnya.
Obligasi ini mendapatkan rating A- dari lembaga pemeringkat efek Indonesia (Pefindo) dengan penjamin emisi PT Minna Padi Investama Tbk. Sedangkan untuk wali amanat, yakni PT Bank Permata Tbk.
Masa penawaran awal akan dilakukan pada 30 November, 3 dan 4 Desember 2012. Penawaran umum pada 17-19 Desember 2012.
Sementara, perseroan menargetkan akan meraih marketing sales tahun ini sebanyak Rp1,3 triliun. Dari nilai itu, sekitar separuhnya disumbang dari sektor kawasan industri dan residensial. Bahkan hingga tiga tahun kedepan, perseroan masih akan mengandalkan dua sektor tersebut.
Pada tahun ini, pendapatan perseroan ditargetkan mencapai Rp1,4 triliun, naik 40 persen dari target awal Rp1 triliun.
Investor Relation Manager MDLN Cuncun Wijaya mengatakan, obligasi ini memiliki nilai emisi maksimal Rp500 miliar dengan jaminan 100 persen dengan tanah milik perseroan. Obligasi ini akan menyasar investor domestik dan tidak akan melakukan roadshow ke luar negeri."Kita hanya menargetkan meraih investor domestik," ujar Cuncun.
Dana hasil obligasi ini akan digunakan untuk penyertaan pada entitas anak PT Prisma Inti Semesta sebanyak Rp300 miliar atau 60 persen dari dana hasil obligasi. Dana tersebut akan dialokasikan untuk pembelian tanah dan pembangunan infrastruktur oleh anak usaha tersebut.
"Anggaran tersebut untuk pembebasan lahan 1000 ha di Cikande, Banten, selama lima tahun kedepan," ujarnya di Jakarta, Jumat (30/11/2012).
Dia juga mengatakan, sekitar 20 persen akan dialokasikan sebagai pinjaman bagi entitas anak PT The New Asia Industrial Estate, termasuk untuk akuisisi lahan di Cikande dan pembangunan infrastruktur. Sedangkan 20 persen digunakan untuk pembiayaan infrastruktur.
"Anggaran akuisisi kita ambil dari obligasi karena lebih fleksibel," ujarnya.
Obligasi ini mendapatkan rating A- dari lembaga pemeringkat efek Indonesia (Pefindo) dengan penjamin emisi PT Minna Padi Investama Tbk. Sedangkan untuk wali amanat, yakni PT Bank Permata Tbk.
Masa penawaran awal akan dilakukan pada 30 November, 3 dan 4 Desember 2012. Penawaran umum pada 17-19 Desember 2012.
Sementara, perseroan menargetkan akan meraih marketing sales tahun ini sebanyak Rp1,3 triliun. Dari nilai itu, sekitar separuhnya disumbang dari sektor kawasan industri dan residensial. Bahkan hingga tiga tahun kedepan, perseroan masih akan mengandalkan dua sektor tersebut.
Pada tahun ini, pendapatan perseroan ditargetkan mencapai Rp1,4 triliun, naik 40 persen dari target awal Rp1 triliun.
(rna)
Lihat Juga :