DPR siap setujui tambahan kuota BBM subsidi
Sabtu, 01 Desember 2012 - 14:20 WIB
DPR siap setujui tambahan kuota BBM subsidi
A
A
A
Sindonews.com - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menyatakan siap untuk menyetujui tambahan kuota BBM subsidi yang rencananya diajukan pemerintah dalam waktu dekat ini demi kepentingan masyarakat.
"Nanti kita bahas, alasan apa ya kita setujui, kasihan masyarakat," ujar Wakil Ketua Komisi VII DPR Achmad Farial dalam Polemik Sindo Radio di Warung Daun, Jakarta, Sabtu (1/12/2012).
Seperti diketahui, pekan lalu Pertamina mengaku khawatir kuota BBM bersubsidi tidak mencukupi hingga akhir tahun 2012 ini. Pasalnya, permintaan BBM bersubsidi hingga 20 November 2012 selalu melampaui jatah yang telah ditetapkan.
"Artinya telah terjadi over penyaluran terhadap kuota bulan berjalan masing-masing sekitar 1 persen untuk Premium dan 4 persen untuk Solar dan masih ada potensi terjadi over kuota sampai akhir 2012," terang VP Corporate Communication Pertamina Ali Mundakir.
Pemerintah pun telah berencana akan segera mengajukan penambahan pasokan BBM subsidi agar tidak terjadi krisis yang menyulitkan rakyat kecil di penghujung 2012 ini. "Supir angkot, masyrakat kecil, para pengguna motor kan tidak mungkin walaupun cuma 6 hari," kata Wamen ESDM Rudi Rubiandini beberapa waktu lalu.
"Nanti kita bahas, alasan apa ya kita setujui, kasihan masyarakat," ujar Wakil Ketua Komisi VII DPR Achmad Farial dalam Polemik Sindo Radio di Warung Daun, Jakarta, Sabtu (1/12/2012).
Seperti diketahui, pekan lalu Pertamina mengaku khawatir kuota BBM bersubsidi tidak mencukupi hingga akhir tahun 2012 ini. Pasalnya, permintaan BBM bersubsidi hingga 20 November 2012 selalu melampaui jatah yang telah ditetapkan.
"Artinya telah terjadi over penyaluran terhadap kuota bulan berjalan masing-masing sekitar 1 persen untuk Premium dan 4 persen untuk Solar dan masih ada potensi terjadi over kuota sampai akhir 2012," terang VP Corporate Communication Pertamina Ali Mundakir.
Pemerintah pun telah berencana akan segera mengajukan penambahan pasokan BBM subsidi agar tidak terjadi krisis yang menyulitkan rakyat kecil di penghujung 2012 ini. "Supir angkot, masyrakat kecil, para pengguna motor kan tidak mungkin walaupun cuma 6 hari," kata Wamen ESDM Rudi Rubiandini beberapa waktu lalu.
(gpr)
Lihat Juga :