RDP inefisiensi PLN diganti bahas kuota BBM
Senin, 03 Desember 2012 - 11:45 WIB
RDP inefisiensi PLN diganti bahas kuota BBM
A
A
A
Sindonews.com - Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VII DPR mengenai pembahasan inefisiensi PLN sebesar Rp37 triliun akhirnya ditutup pukul 11.30 karena kaburnya Menteri BUMN Dahlan Iskan.
Namun, RDP akan dilanjutkan pada pukul 12 siang nanti untuk membahas tambahan kuota BBM subsidi sesuai usul Menteri ESDM Jero Wacik.
"Rapat sesi satu sudah selesai, nanti jam 12 kita akan bahas penambahan kuota 1,2 juta KL yang kita ajukan," jelas Jero Wacik kepada wartawan di Gedung DPR, Jakarta, Senin (3/12/2012).
Jero mengklaim, penambahan kuota BBM subsidi ini adalah demi kepentingan rakyat, bukan demi kepentingan politik menjelang Pemilu 2014 mendatang. "Nambah kuota ini bukan politik, ini buat rakyat," ujarnya.
Seperti diketahui, pagi ini Menteri BUMN Dahlan Iskan pergi begitu saja meninggalkan Gedung DPR sebelum RDP dengan Komisi VII dimulai. Dahlan berkilah dirinya mendadak mendapat panggilan dari istana. "Saya kan datang, 10.30 saya rapat di Istana," tutur Dahlan.
Kemudian, Jero mengusulkan kepada DPR agar RDP dilanjutkan untuk membahas tambahan kuota BBM subsidi. "Saya mohon urusan Pak Dahlan ini kita tutup saja, nggak akan ada gunanya lah, kita teruskan sidangnya untuk usulan kuota yang sudah kami ajukan tadi pagi," kata dia.
Namun, RDP akan dilanjutkan pada pukul 12 siang nanti untuk membahas tambahan kuota BBM subsidi sesuai usul Menteri ESDM Jero Wacik.
"Rapat sesi satu sudah selesai, nanti jam 12 kita akan bahas penambahan kuota 1,2 juta KL yang kita ajukan," jelas Jero Wacik kepada wartawan di Gedung DPR, Jakarta, Senin (3/12/2012).
Jero mengklaim, penambahan kuota BBM subsidi ini adalah demi kepentingan rakyat, bukan demi kepentingan politik menjelang Pemilu 2014 mendatang. "Nambah kuota ini bukan politik, ini buat rakyat," ujarnya.
Seperti diketahui, pagi ini Menteri BUMN Dahlan Iskan pergi begitu saja meninggalkan Gedung DPR sebelum RDP dengan Komisi VII dimulai. Dahlan berkilah dirinya mendadak mendapat panggilan dari istana. "Saya kan datang, 10.30 saya rapat di Istana," tutur Dahlan.
Kemudian, Jero mengusulkan kepada DPR agar RDP dilanjutkan untuk membahas tambahan kuota BBM subsidi. "Saya mohon urusan Pak Dahlan ini kita tutup saja, nggak akan ada gunanya lah, kita teruskan sidangnya untuk usulan kuota yang sudah kami ajukan tadi pagi," kata dia.
(gpr)
Lihat Juga :