Bayar utang, BNBR bakal lepas aset lagi
Senin, 03 Desember 2012 - 12:11 WIB
Bayar utang, BNBR bakal lepas aset lagi
A
A
A
Sindonews.com - Memasuki tahun anggaran baru 2013, PT Bakrie And Brother Tbk (BNBR) mengaku telah mempersiapkan langkah strategis untuk melepas sejumlah aset perseroan guna melunasi utang-utang konsolidasi perusahaan.
"Kita akan melakukan penurunan utang secara progresif. Sudah punya rencana internal. Akan dicapai melalui penjualan aset yang saat ini telah mulai kami lakukan," ujar Direktur Keuangan BNBR, Eddy Soeparno di Bakrie Tower, Jakarta Senin (3/12/2012).
Lebih lanjut diakui Eddy, pihaknya mengungkapkan sejumlah aset yang akan dilepas meliputi aset-saet perseroan yang notabenenya bukan merupakan aset inti perusahaan.
"Aset non-core, ada beberapa aset lainnya. Hasilnya akan kami sampaikan kepada publik," kata dia.
Sayangnya, dirinya enggan membeberkan berapa besar dana yang ditargetkan diperoleh dari pelepasan aset tersebut. Dirinya juga bahkan enggan menyebut sampai level berapa utang perseroan akan ditekan.
"Kami tidak bisa menyebutkan angka, sampai berapa utang akan dikurangi, karena itu acuan internal kami sepanjang tahun 2013. Seperti tahun ini, meski kami tidak menyebutkan angka di awal tahun lalu, tapi kami sudah bisa menurunkan porsi utang kami lebih dari 30 persen. Jadi biar ini jadi target internal kami, hasilnya akan kami laporkan kepada publik," tandasnya.
"Kita akan melakukan penurunan utang secara progresif. Sudah punya rencana internal. Akan dicapai melalui penjualan aset yang saat ini telah mulai kami lakukan," ujar Direktur Keuangan BNBR, Eddy Soeparno di Bakrie Tower, Jakarta Senin (3/12/2012).
Lebih lanjut diakui Eddy, pihaknya mengungkapkan sejumlah aset yang akan dilepas meliputi aset-saet perseroan yang notabenenya bukan merupakan aset inti perusahaan.
"Aset non-core, ada beberapa aset lainnya. Hasilnya akan kami sampaikan kepada publik," kata dia.
Sayangnya, dirinya enggan membeberkan berapa besar dana yang ditargetkan diperoleh dari pelepasan aset tersebut. Dirinya juga bahkan enggan menyebut sampai level berapa utang perseroan akan ditekan.
"Kami tidak bisa menyebutkan angka, sampai berapa utang akan dikurangi, karena itu acuan internal kami sepanjang tahun 2013. Seperti tahun ini, meski kami tidak menyebutkan angka di awal tahun lalu, tapi kami sudah bisa menurunkan porsi utang kami lebih dari 30 persen. Jadi biar ini jadi target internal kami, hasilnya akan kami laporkan kepada publik," tandasnya.
(gpr)
Lihat Juga :