Pelayaran Nasional tawarkan saham perdana Rp195-250

Senin, 10 Desember 2012 - 17:52 WIB
Pelayaran Nasional tawarkan...
Pelayaran Nasional tawarkan saham perdana Rp195-250
A A A
Sindonews.com - PT Pelayaran Nasional Bina Buana Raya menargetkan akan meraih dana mencapai Rp117 miliar- Rp150 miliar dalam penawaran perdana saham (initial public offering/IPO) di lantai Bursa. Perseroan akan melepas 600 juta lembar saham perdana dengan kisaran harga Rp195-Rp250 per saham.

Direktur Utama Pelayaran Nasional Siong Bun mengatakan, jika saham yang dilepaskan sekitar 24,3 persen dari total saham yang ditempatkan perseroan. Dari dana yang diraih, 42 persen dialokasikan untuk pembelian dua unit kapal Anchor Handling Tug and Supply (AHTS), yang berfungsi sebagai kapal pengatur jangkar yang juga dapat dikombinasikan dengan fungsi kapal suplai.

"Kami akan melakukan pembelian dua kapal AHTS untuk tahun 2014," ujarnya dalam jumpa pers di Jakarta, Senin (10/12/2012).

Dia juga mengatakan, dana pembelian kapal juga akan didukung dari pinjaman bank atau lembaga keuangan lainnya. Ditargetkan, kapal yang dibeli dari Marcopolo Shipyard untuk melengkapi 3 kapal sejenis yang sudah ada akan tiba pada 2014. Harga untuk setiap kapal bisa mencapai USD20-USD23 juta.

Saat ini, sudah ada 35 unit tug boat, 32 unit harge, dan satu unit SPB. Sementara itu, sekitar 51 persen dana dari IPO akan digunakan untuk membayar 30 persen nilai pokok dan bunga obligasi konversi I maupun pinjaman.

Sisa dana sebanyak 7 persen akan digunakan perseroan untuk modal kerja seperti untuk biaya pemeliharaan kapal dan juga untuk biaya perizinan kapal baru. Perseroan juga telah menunjuk penjamin pelaksana emisi, yaitu PT OSK Nusadana Securities.

Saat ini, perseroan mengandalkan pemasukan dari jasa pengakutan gas, minyak, dan batu bara yang hanya berfungsi sebagai perantara angkutan. "Sisa dana akan kita gunakan sebagai modal kerja," ujar dia.

Proses IPO ini mempunyai jadwal masa pencatatan umum pada 28 Desember 2012-3 Januari 2013, waktu penjatahan pada 7 Januari 2013, waktu pengembalian uang pesanan 8 Januari 2013, dan pencatatan di BEI pada 9 Januari 2013.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Perbedaan BUMN PT Pelayaran...
Perbedaan BUMN PT Pelayaran Nasional Indonesia dan PT Pelabuhan Indonesia
Pelni Hemat Miliaran...
Pelni Hemat Miliaran Rupiah dari Efisiensi BBM Kapal
Cegah Penyebaran Covid-19,...
Cegah Penyebaran Covid-19, Pelni Lakukan Penyesuaian Operasional Kapal
PT PELNI Amankan Aset...
PT PELNI Amankan Aset Tanah dan Bangunan di Makassar
PELNI Tegaskan Kasus...
PELNI Tegaskan Kasus Pemalsuan Ijazah Tak Ganggu Operasional Perusahaan
Pelni Serahkan Sepenuhnya...
Pelni Serahkan Sepenuhnya Kasus Dokter Palsu ke Penegak Hukum
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
1 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
1 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
2 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
2 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
3 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
3 jam yang lalu
Infografis
10 Pejabat Badan Gizi...
10 Pejabat Badan Gizi Nasional dan Latar Belakangnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved