Beli Inalum, Menkeu klaim pengeluaran negara cuma Rp1 T

Rabu, 12 Desember 2012 - 17:32 WIB
Beli Inalum, Menkeu...
Beli Inalum, Menkeu klaim pengeluaran negara cuma Rp1 T
A A A
Sindonews.com - Pemerintah telah memastikan akan mendapatkan PT Indonesia Asahan Alumunium (Inalum) dengan alokasi dana sebesar Rp7 triliun. Dana yang disiapkan berasal dari anggaran di APBN 2012 sebesar Rp2 triliun dan APBN 2013 sebesar Rp5 triliun.

Menteri Keuangan Agus Martowardojo menyatakan, sebenarnya negara nantinya hanya akan mengeluarkan anggaran sekitar Rp1 triliun. "Jadi nettonya untuk kita beli sekitar Rp1 triliun kita keluarkan (uangnya)," ungkap Agus di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (12/12/2012).

Hal tersebut menurutnya, di dalam tubuh Inalum sendiri masih tersedia kas yang cukup besar. "Di dalam Inalum sendiri ada uang tunai. Jadi kalau dipakai untuk beli, di dalam Inalum sendiri ada uang yang besar," ucap Agus.

Akan tetapi, sesuai dengan aturan, negara tetap harus mengeluarkan anggaran untuk pembelian sesuai dengan harga perusahaan. "Tapi kita harus beli dengan harga perusahaan," jelasnya.

Dia menambahkan, sesuai dengan permintaan Komisi XI DPR RI, Inalum nantinya akan berbentuk perusahaan BUMN. "Inalum lebih nyaman jika dibawahi Kementerian BUMN, itu berdasarkan keinginan komisi XI DPR-RI," tambah Agus.

Kepemilikan Inalum, menurut Agus sangatlah penting, pasalnya selama ini bauksit yang merupakan bahan mentah selalu diekspor. Sementara, alumina yang merupakan hilirisasi dari bauksit diekspor dari luar negeri untuk diolah menjadi alumunium. "Kasihan Indonesia, kita tak bisa lakukan karena tidak dimiliki oleh Indonesia," tutupnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Bukti Konsistensi Inalum...
Bukti Konsistensi Inalum Bangun Industri Alumunium Adaptif dan Ramah Lingkungan
Integrasikan CSR dalam...
Integrasikan CSR dalam Strategi Bisnis, Inalum Raih Dua Penghargaan Bergengsi
Inalum Terbitkan Global...
Inalum Terbitkan Global Bond USD2,5 Miliar
Pasar Aluminium Menantang...
Pasar Aluminium Menantang 2 Tahun Terakhir, Inalum Cetak Kinerja Apik di Awal 2022
Beli Vale, Inalum Terbitkan...
Beli Vale, Inalum Terbitkan Global Bond Rp37,5 Triliun
Setelah Idul Fitri,...
Setelah Idul Fitri, Grup Mind Id Bekerja dengan 'New Normal'
Berita Terkini
Dolar AS Makin Ganas...
Dolar AS Makin Ganas di Tengah Perang, Harga Minyak Tembus USD90 per Barel
21 menit yang lalu
MengEmaskan Indonesia,...
MengEmaskan Indonesia, Wamenaker Jadi Saksi Keunggulan Manajerial Pegadaian
9 jam yang lalu
Produksi CPO RI Capai...
Produksi CPO RI Capai 53 Juta Ton, Hilirisasi Sawit Perlu Dipercepat
10 jam yang lalu
Tinggalkan Jas dan Dasi,...
Tinggalkan Jas dan Dasi, Pekerja Kantoran di Jepang Boleh Pakai Celana Pendek dan Kaus Oblong
11 jam yang lalu
BI: Penyerapan Tenaga...
BI: Penyerapan Tenaga Kerja RI Melambat di Triwulan II 2026
11 jam yang lalu
JTrust Bank Gandeng...
JTrust Bank Gandeng Pegolf Kristina Yoko Dukung Pembinaan Atlet Nasional
11 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved