2013, emisi obligasi diprediksi capai Rp60 T

Senin, 17 Desember 2012 - 18:38 WIB
2013, emisi obligasi...
2013, emisi obligasi diprediksi capai Rp60 T
A A A
Sindonews.com - Pasar obligasi pada tahun depan masih menarik lantaran didukung indikasi kupon bunga yang berada pada level menarik.

Direktur Utama Pefindo Ronald T Andi optimitis pasar obligasi di Tanah Air masih terus tumbuh pada tahun depan. Dia menargetkan penerbitan obligasi pada 2013 akan mencapai Rp60 triliun. "Modal utama kita tentulah peringkat BBB- dari Moodys, yang membuat kita dipercaya investor sedangkan S&P masih memberikan BB+," ujar Ronald di Jakarta, Senin (17/12/2012).

Dia mengatakan, pada tahun depan ada pemain baru yang akan menerbitkan obligasi. Pemain baru ini akan datang dari sektor properti serta food and beverages, yang selama ini dikenal tidak menggunakan instrumen obligasi.

Masuknya sektor baru tersebut merupakan akibat sudah terlalu banyaknya obligasi datang dari sektor pembiayaan. Menurut dia, para investor juga akan memikirkan resiko diversfikasi agar investasi tidak menumpuk di satu sektor. Hal ini yang akan membuat jenuh pada sektor jasa keuangan dan masuknya emiten dari sektor baru.

"Sektor infrastruktur dan F and B juga akan mulai masuk obligasi," ujarnya.

Selain itu, ada juga harapan besar yang menanti masuknya obligasi Pemda yang dimulai dari Pemprov DKI Jakarta. Dengan adanya Gubernur baru, maka Pefindo juga akan melakukan sosialisasi agar Pemda bisa menggunakan obligasi dalam meraih dana investasi. Obligasi sangat cocok bagi proyek infrastruktur yang dilakukan Pemda karena sifatnya yang jangka panjang.

Dia menyebutkan, ada harapan Pemprov DKI untuk menggunakan obligasi dalam pembangunan sebuah rumah sakit daerah. Diharapkan dengan terwujudnya rencana obligasi tersebut maka akan memancing pemda lainnya untuk melakukan hal serupa.

Tahun depan, dia juga berharap agar BEI bisa lebih aktif melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar investor ritel semakin bertambah untuk berivestasi pada instrumen obligasi. Masukkan lainnya, agar semua pihak bisa ikut menyampaikan informasi obligasi kepada para pemegang obligasi. Masyarakat mesti mengetahui kondisi perusahaan penerbit obligasinya karena Pefindo selalu meng-update peringkatnya.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Polytama Propindo Tawarkan...
Polytama Propindo Tawarkan Kupon Obligasi 12%
Yuk, Beli Nggak? Penawaran...
Yuk, Beli Nggak? Penawaran Sukuk Ritel SR013 Bank Mandiri Tutup Dua Hari Lagi Lho..
Pasar Obligasi Indonesia...
Pasar Obligasi Indonesia Masih Tawarkan Imbal Hasil yang Legit buat Asing
ORI 017 Investasi Risiko...
ORI 017 Investasi Risiko Kecil Paling Menguntungkan? Simak Riset Ini
Dengan Sejuta Rupiah,...
Dengan Sejuta Rupiah, Masyarakat Bisa Kail Cuan dari Surat Utang Pemerintah
Obligasi Korporasi Lebih...
Obligasi Korporasi Lebih Menggiurkan Dibanding Punya Pemerintah
Berita Terkini
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
26 menit yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
1 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
1 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
2 jam yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
3 jam yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
3 jam yang lalu
Infografis
2025, Diprediksi akan...
2025, Diprediksi akan Banyak Orang Kaya Mendadak karena Kripto
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved