AIMS revisi target pendapatan 2012

Jum'at, 21 Desember 2012 - 17:47 WIB
AIMS revisi target pendapatan...
AIMS revisi target pendapatan 2012
A A A
Sindonews.com - PT Akbar Indo Makmur Stimec Tbk (AIMS) merevisi target pendapatan tahun ini dari sebelumnya Rp250 miliar hingga penghujung tahun menjadi Rp200 miliar. Ini seiring turunnya harga komoditas batu bara.

"Target pendapatan di awal tahun kami senilai Rp250 miliar sepertinya harus direvisi," kata Direktur Utama AIMS Thomas Iskandar jumpa pers di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (21/12/2012).

Sementara, pada kuartal III tahun ini, perseroan mencatat penurunan pendapatan mencapai 15,96 persen dari Rp213 miliar pada kuartal III/2011 menjadi Rp179 miliar pada periode sama tahun ini. Laba bersih juga anjlok 95,98 persen menjadi Rp100 juta dari Rp730 juta pada kuartal III tahun lalu

Pada tahun depan, perseroan akan berupaya meningkatkan perdagangan dengan membeli kepada pembeli tertentu. "Pada tahun depan, kami akan coba meningkatkan jual beli sambil berharap harga membaik," imbuh dia.

Perseroan saat ini sedang proses membuat kontrak-kontrak untuk meningkatkan perdagangan pada tahun depan. Adapun, penjualan tahun ini tidak banyak berubah pada kisaran 50-60 ribu ton/ bulan untuk pasar lokal. "Di bulan Juli banyak yang membatalkan kontrak karena harga komoditas sedang buruk," ujarnya.

Di akhir tahun ini, perseroan akan berusaha mengembalikan pembatalan kontrak tersebut, sehingga pembukuan perusahaan bisa menjadi positif. "Kami sedang upayakan supaya pemasukan kembali positif saat tutup buku," ujarnya.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Akbar Indo Makmur Stimec...
Akbar Indo Makmur Stimec Optimis Bukukan Kinerja Positif di 2021
Keluar dari Suspensi,...
Keluar dari Suspensi, Akbar Indo Makmur Optimis Kinerja Melesat di 2021
BUMA Terbitkan Obligasi...
BUMA Terbitkan Obligasi I Tahun 2023, Masa Penawaran Berakhir Besok
Mantul, Laba Produsen...
Mantul, Laba Produsen Indomie Tembus Rp2,8 Triliun
Cari Pengganti Gandum,...
Cari Pengganti Gandum, Indofood Siap Dukung Pengembangan Sorgum
Masih Pandemi, Induk...
Masih Pandemi, Induk Usaha Indomaret Raup Cuan Rp60,8 Miliar
Berita Terkini
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
7 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
8 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
8 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
8 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
8 jam yang lalu
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
8 jam yang lalu
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved