Hatta : Tahun depan, kuota BBM bisa jebol
Jum'at, 28 Desember 2012 - 13:10 WIB
Hatta : Tahun depan, kuota BBM bisa jebol
A
A
A
Sindonews.com - Pemerintah khawatir kuota bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi pada tahun depan bisa jebol hingga 50 juta kiloliter (kl) bila tidak ditetapkan kebijakan yang tepat dan tegas.
"Kalau tidak dilakukan pengendalian BBM besubsidi, bisa jebol ke arah 50 juta kl," ujar Menteri Koordinator bidang Perekonomian Hatta Rajasa di Kantor Menko Perekonomian, Jakarta, Jumat (28/12/2012).
Padahal, kata dia, kuata BBM tahun depan hanya sebesar 46 juta kl. Terkait hal tersebut, diakui Hatta, saat ini pemerintah tengah melakukan evaluasi kebijakan yang ada guna memperkuat kebijakan energi pada tahun depan.
"Kebijakan energi sudah ada, tinggal kami evaluasi bagaimana meningkatkan kinerjanya, terutama penekanan dan pengendalian BBM bersubsidi," sambung dia.
Seperti diketahui, kuota yang ditetapkan pemerintah dan DPR dalam APBN-P 2012 sebanyak 44,04 juta kiloliter (kl). Namun, realisasi konsumsi BBM bersubsidi Januari-Desember 2012 diperkirakan mencapai 45,27 juta kl.
Menyikapi hal itu, tahun ini kuota BBM bersubsidi akhirnya ditambah. Komisi VII DPR menyetujui usulan Kementerian ESDM untuk menambah kuota BBM bersubsidi 1,23 juta kl, yang terdiri dari 500 ribu kl premium/biopremium, 730 ribu kl minyak solar/biosolar.
"Kalau tidak dilakukan pengendalian BBM besubsidi, bisa jebol ke arah 50 juta kl," ujar Menteri Koordinator bidang Perekonomian Hatta Rajasa di Kantor Menko Perekonomian, Jakarta, Jumat (28/12/2012).
Padahal, kata dia, kuata BBM tahun depan hanya sebesar 46 juta kl. Terkait hal tersebut, diakui Hatta, saat ini pemerintah tengah melakukan evaluasi kebijakan yang ada guna memperkuat kebijakan energi pada tahun depan.
"Kebijakan energi sudah ada, tinggal kami evaluasi bagaimana meningkatkan kinerjanya, terutama penekanan dan pengendalian BBM bersubsidi," sambung dia.
Seperti diketahui, kuota yang ditetapkan pemerintah dan DPR dalam APBN-P 2012 sebanyak 44,04 juta kiloliter (kl). Namun, realisasi konsumsi BBM bersubsidi Januari-Desember 2012 diperkirakan mencapai 45,27 juta kl.
Menyikapi hal itu, tahun ini kuota BBM bersubsidi akhirnya ditambah. Komisi VII DPR menyetujui usulan Kementerian ESDM untuk menambah kuota BBM bersubsidi 1,23 juta kl, yang terdiri dari 500 ribu kl premium/biopremium, 730 ribu kl minyak solar/biosolar.
(rna)
Lihat Juga :