Ekspor gula semut Kulonprogo ditarget naik 40%

Jum'at, 28 Desember 2012 - 19:43 WIB
Ekspor gula semut Kulonprogo...
Ekspor gula semut Kulonprogo ditarget naik 40%
A A A
Sindonews.com – Volume ekspor gula semut yang menjadi komoditas unggulan Kulonprogo, melalui KSU Jatirogo ditarget naik 40 persen tahun 2013 mendatang. Saat ini, ekspor melalui KSU Jatirogo baru mencapai 80-90 ton pertahun dari kuota 150 ton per tahun.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kulonprogo Niken Probolaras mengungkapkan, target kenaikan ekspor sebesar 40 persen memang belum memenuhi kuota yang disediakan. Namun kenaikan itu setidaknya mendekati kuota yang sudah ditetapkan.

“Kami belum berani menargetkan lebih karena beberapa keterbatasan dalam koperasi. Misalnya keterbatasan dana juga SDM. Tapi untuk kenaikan volume ekspor antara 20-40 persen kami masih berani,” kata Niken, Jumat (27/12/2012).

Dia menjelaskan, untuk menyiasati kendala permodalan koperasi, Dinkop UKM berupaya mencari penguatan modal melalui BLU-Badan Pengelolaan Dana Bergulir Kementerian Koperasi dan UKM. Menurutnya, dari anggaran Rp1 miliar yang diajukan, hanya disetujui Rp800 juta.

Dana itu, kata dia, akan digunakan untuk menggenjot produksi untuk meningkatkan volume ekspor. Selain itu, pihaknya juga akan berupaya meningkatkan sumber daya manusia perajin gula semut. “Kalau SDMnya tidak ditingkatkan, kan juga tidak ada artinya,” kata dia.

Dia mengatakan, potensi gula semut Kulonprogo sebenarnya cukup besar, mencapai 1.500 ton per tahun. Tapi baru sebagian kecil saja yang tergarap koperasi. Di luar itu, ada beberapa perusahaan swasta yang juga mencoba memenuhi kebutuhan ekspor gula semut.

Menurut dia, ke depan, selain meningkatkan volume ekspor, pihaknya akan berupaya menggarap pasar domestik. Untuk memenuhi kebutuhan itu, Dinkop UKM tengah menyelesaikan pembangunan gudang penyimpanan gula semut dengan kapasitas 80-90 ton.

Gudang dibangun dengan dana bantuan dari Bank Indonesia sebesar Rp325 juta. Melalui gudang ini, diharapkan kebutuhan gula semut lokal terpenuhi unuk mendukung semangat bela beli Kulonprogo. “Jadi semacam monopoli tapi dalam artian yang baik, untuk mendukung bela beli Kulonprogo,” terangnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Hati-hati, Tuntut Impor...
Hati-hati, Tuntut Impor Raw Sugar Berdalih Kepentingan Petani dan UKM
Dugaan Beking di Balik...
Dugaan Beking di Balik Penimbuhan Ribuan Ton Gula Harus Diusut
India Resmi Larang Ekspor...
India Resmi Larang Ekspor Gula hingga September 2026, Awas Kenaikan Harga
Pengalihan Impor Gula...
Pengalihan Impor Gula Industri ke BUMN Dinilai Bukan Solusi, Awas Makin Mahal!
Biang Masalah Ekosistem...
Biang Masalah Ekosistem Gula Nasional, DPR Minta Pemerintah Stop Impor Rafinasi
Produksi Masih Kurang,...
Produksi Masih Kurang, Belum Saatnya Naikkan Kualitas Gula
Berita Terkini
DPR Solid Tolak Aturan...
DPR Solid Tolak Aturan Kemasan Polos Produk Tembakau dari Kemenkes
41 menit yang lalu
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
54 menit yang lalu
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
10 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
11 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
12 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
14 jam yang lalu
Infografis
6 Brigjen Naik Pangkat...
6 Brigjen Naik Pangkat Jadi Mayjen TNI usai Dapat Promosi Jabatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved