Properti DIY tumbuh, Kondotel investasi baru

Senin, 31 Desember 2012 - 15:32 WIB
Properti DIY tumbuh,...
Properti DIY tumbuh, Kondotel investasi baru
A A A
Sindonews.com - Pertumbuhan properti di Kota Yogyakarta selama 2012, terus membaik. Permintaan pasar tidak hanya sebatas rumah huni saja, belakangan tren hunian konsep apartemen dan kondominium hotel (kondotel) juga banyak dilirik pasar. Kebanyakan menjadikan kondotel sebagai investasi bisnis.

Direktur Mataram City Bogat Agus Riyono mengaku pada awalnya banyak orang pesimistis dengan bisnis apartemen dan kondotel. Keberadaan apartemen sulit untuk dijual kepada pasar. Justru lebih banyak konsumen akan memilih hunian tempat tinggal.

Namun, anggapan miring ini justru keliru. Tidak sampai satu tahun, Mataram City justru berhasil menjual 220 unit kondotel yang dibangun di Jalan palagan Tentara Pelajar. Sedangkan apartemen dari 270 sudah terjual 67 persen.

“Bisnis apartemen dan kondotel, prospeknya masih bagus,” jelas Bogat di yogyakarta, Senin (31/12/2012).

Menurutnya, mayoritas pembeli merupakan investor. Mereka membeli beberapa room untuk disewakan kepada pengelola. Dimana kondotel ini juga akan dikelola oleh jaringan Aston Hotel. Dengan sistem inilah, peluang investasi sangat terbuka.

Pada awal penjualan, harga yang ditawarkan hanya dalam kisaran Rp450 juta. Namun kini banyak pembeli yang telah melepas kembali dengan kisaran hingga Rp1,1 milliar.

Sukses menjual kawasan ini, PT Saraswanti Indoland Development kembali akan membuat apartemen baru di kawasan ring road timur. Mereka akan membangun 250 room dan hanya 150 unit yang akan dijual. Harganya yang dijual sekitar Rp770 juta, lebih mahal dari Mataram City.
“Ini belum kita launching tetapi sudah terjual 30 unit,” tutur Bogat.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pinhome Perluas Area...
Pinhome Perluas Area Operasional hingga Jawa Timur
Bersatu Sukses Group...
Bersatu Sukses Group Hadirkan Rumah Berkonsep Smart Digital
Mau Kejar Emas ?, Atau...
Mau Kejar Emas ?, Atau Investasi di Sektor Properti
Ingin Bisnis Properti...
Ingin Bisnis Properti Tetap Jalan Saat Pandemi, Ikuti Lima Langkah Ini
Srimaya Commercial,...
Srimaya Commercial, Ruang Usaha Ekonomis Pertama Persembahan Summarecon
PT Summarecon Agung...
PT Summarecon Agung Luncurkan Ruang Usaha Ekonomis di Karawang
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
8 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
9 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
10 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
12 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
12 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
12 jam yang lalu
Infografis
Deretan Pasal Kontroversial...
Deretan Pasal Kontroversial dalam KUHP Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved