Pemkab Sleman perketat izin properti

Senin, 07 Januari 2013 - 19:45 WIB
Pemkab Sleman perketat...
Pemkab Sleman perketat izin properti
A A A
Sindonews.com - Menjamurnya jumlah pengembang menyebabkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman memperketat pengawasan alih fungsi lahan pertanian. Hanya lahan yang sesuai dengan rencana tata ruang dan wilayah yang bisa dijadikan kawasan properti.

Bupati Sleman, Sri Purnomo mengemukakan, pihaknya akan terus mempertahankan swasembada pangan. Pada 2012 lalu, Sleman surplus dalam produksi beras hingga 80 ton. Untuk itu, izin alih fungsi lahan bagi pemukiman akan diperketat.

"Selama ini, banyak lahan pertanian produktif yang sudah beralih fungsi. Beberapa pengembang yang membangun properti tidak sesuai peruntukan akan diperketat,” jelas Sri.

Menurutnya, untuk menjaga kondisi tersebut pemberian insentif kepada petani yang memiliki lahan pertanian produktif menjadi solusi. Termasuk melakukan pengetatan terhadap lokasi strategis, agar tidak mengubah fungsi. Jika melanggar aturan, pihaknya tidak segan menerapkan perda tentang alih fungsi lahan dengan ancaman 5 tahun penjara.

“Kita memiliki Dinas Pengendalian Pertanahan Daerah yang khusus yang mengawasi alih fungsi lahan,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Bantul, Sri Suryawidati mengatakan pihaknya cukup terbuka terhadap masuknya pengembang properti. Namun, sebelum mereka membuat perumahan harus memberikan paparan terhadap rencana pembangunan, termasuk lokasi yang diincar.

“Sepanjang masuk dalam kawasan tidak masalah. Tapi, kalau melanggar kita tolak,” tegas Bupati.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pinhome Perluas Area...
Pinhome Perluas Area Operasional hingga Jawa Timur
Bersatu Sukses Group...
Bersatu Sukses Group Hadirkan Rumah Berkonsep Smart Digital
Mau Kejar Emas ?, Atau...
Mau Kejar Emas ?, Atau Investasi di Sektor Properti
Ingin Bisnis Properti...
Ingin Bisnis Properti Tetap Jalan Saat Pandemi, Ikuti Lima Langkah Ini
Srimaya Commercial,...
Srimaya Commercial, Ruang Usaha Ekonomis Pertama Persembahan Summarecon
PT Summarecon Agung...
PT Summarecon Agung Luncurkan Ruang Usaha Ekonomis di Karawang
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
2 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
2 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
2 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
4 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
4 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
4 jam yang lalu
Infografis
454 Izin Pendakian Gunung...
454 Izin Pendakian Gunung Everest Cetak Rekor
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved