Kucurkan USD40 juta, SAE garap geothermal Baturaden

Jum'at, 11 Januari 2013 - 10:46 WIB
Kucurkan USD40 juta,...
Kucurkan USD40 juta, SAE garap geothermal Baturaden
A A A
Sindonews.com - PT Trinergy melalui PT Sejahtera Alam Energy (SAE) tahun ini akan mengucurkan dana sebesar USD40 juta untuk pembangunan infrastruktur dan pemboran eksplorasi proyek panas bumi (geothermal) Baturaden, Jawa Tengah.

Direktur Utama PT SAE, Ahmad Nugraha Juanda mengatakan, dana tersebut diambil dari kas internal perseroan. Pihaknya juga telah menandatangani perjanjian jual beli listrik (power purchase agreement/PPA) untuk pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) Baturaden dengan PT PLN (Persero) sebesar USD9,47 sen/kWh.

"Pada April 2013 kami akan melakukan pembangunan infrastruktur dan Oktober 2013 kami melakukan pemboran eksplorasi," kata Nugraha dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat (11/1/2013).

Menurut Nugraha, berdasarkan potensi panas bumi di wilayah kerja pertambangan (WKP) Baturaden, PT SAE akan membangun pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) sebesar 220 MWe melalui tiga tahap pengembangan.

Pertama, akan dibangun sebesar 110 MWe dengan rencana waktu pengoperasian (commercial operation date/COD) pada 2017. Tahap kedua, dibangun PLTP berkapasitas 77 MWe dengan rencana COD pada 2019. Selanjutnya, tahap ketiga, pembangunan PLTP kapasitas 44 MWe dengan COD pada 2021.

Nugraha menuturkan, pencapaian PT SAE pada 2012 meliputi, pelaksanaan topografi detail, menuntaskan detail engineering desain, menyelesaikan program drilling eksplorasi, dan menyelesaikan daftar rencana kebutuhan barang impor (RKBI).

Selain itu, perseroan juga mendapatkan izin penggunaan kawasan hutan dari menteri Kehutanan, mencapai kesepakatan nilai ganti rugi dan sewa penggunaan lahan PTPN IX, dan mendapatkan rekomendasi hasil kajian teknis izin penggunaan dan pemanfaatan air permukaan.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Indonesia Punya Harta...
Indonesia Punya Harta Karun Energi Terbesar ke-2 Dunia, Tapi Baru Dipakai 9%
Skema Insentif Kompensasi...
Skema Insentif Kompensasi Eksplorasi Panas Bumi Disusun Demi Investasi
Garap Harta Karun Energi...
Garap Harta Karun Energi di Jantung Indonesia, PGE Buka Peluang Kemitraan Strategis
Berpengalaman Hampir...
Berpengalaman Hampir 50 Tahun, PGE Dapat Dukungan Jadi Induk BUMN Panas Bumi
Meneropong Tantangan...
Meneropong Tantangan Merger Anak Usaha Pertamina dan PLN dengan Geo Dipa
Indonesia Kuasai Cadangan...
Indonesia Kuasai Cadangan Geothermal Dunia, Tapi Pengelolaan Masih Minim
Berita Terkini
Dasco Panggil Menkeu...
Dasco Panggil Menkeu dan Gubernur BI: Evaluasi Perkembangan Ekonomi
1 jam yang lalu
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
4 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
4 jam yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
14 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
15 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
15 jam yang lalu
Infografis
5 Bandara Tersibuk saat...
5 Bandara Tersibuk saat Mudik Lebaran 2026, Layani 4,41 Juta Penumpang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved