Bahas subsidi BBM, Menkeu-ESDM tingkatkan pertemuan
Rabu, 16 Januari 2013 - 19:19 WIB
Bahas subsidi BBM, Menkeu-ESDM tingkatkan pertemuan
A
A
A
Sindonews.com - Menteri Keuangan Agus Martowardojo mengungkapkan, pihaknya akan meningkatkan pertemuan secara intensif dengan Kementerian ESDM untuk membicarakan masalah subsidi BBM yang harus dijaga agar tidak terus membengkak dan membebani keuangan negara.
"Jadi saya akan mengagendakan pertemuan dengan kementerian ESDM untuk mendengar rencana pengendalian dan pembatasan (BBM). Karena itu harus efektif karena kalau tidak kita akan mempelajari fiskal kita dengan lifting gas dan kondisi ekonomi dunia," ujar Agus usai Rapat Koordinasi di Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu (16/1/2013).
Bila Kementerian ESDM tidak mampu menjaga kuota BBM subsidi agar tidak sampai jebol, Menkeu mengisyaratkan akan menaikkan harga BBM subsidi. "Jika kita tidak bisa menjaga (kuota) 46 juta kilo liter (Kl) itu, kita kemungkinan harus sesuaikan harga BBM karena mempengaruhi fiskal kita," tegas Agus.
Namun, dirinya belum dapat mengemukakan besaran kenaikan harga BBM subsidi apabila kuota tahun ini jebol. Kenaikan harga BBM subsidi akan disesuaikan dengan kondisi keuangan negara.
"Berapa besarnya kita tidak berbicara di forum ini. Kalau kita akan sesuaikan harga BBM, kita lihat sisi keuangan, sosial dan kemiskinan. Kita belum bicara mengenai angkanya sesuai skenario kita," pungkas dia.
"Jadi saya akan mengagendakan pertemuan dengan kementerian ESDM untuk mendengar rencana pengendalian dan pembatasan (BBM). Karena itu harus efektif karena kalau tidak kita akan mempelajari fiskal kita dengan lifting gas dan kondisi ekonomi dunia," ujar Agus usai Rapat Koordinasi di Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu (16/1/2013).
Bila Kementerian ESDM tidak mampu menjaga kuota BBM subsidi agar tidak sampai jebol, Menkeu mengisyaratkan akan menaikkan harga BBM subsidi. "Jika kita tidak bisa menjaga (kuota) 46 juta kilo liter (Kl) itu, kita kemungkinan harus sesuaikan harga BBM karena mempengaruhi fiskal kita," tegas Agus.
Namun, dirinya belum dapat mengemukakan besaran kenaikan harga BBM subsidi apabila kuota tahun ini jebol. Kenaikan harga BBM subsidi akan disesuaikan dengan kondisi keuangan negara.
"Berapa besarnya kita tidak berbicara di forum ini. Kalau kita akan sesuaikan harga BBM, kita lihat sisi keuangan, sosial dan kemiskinan. Kita belum bicara mengenai angkanya sesuai skenario kita," pungkas dia.
(gpr)
Lihat Juga :