Pegadaian dan Pos batal IPO, politis atau bisnis?

Jum'at, 25 Januari 2013 - 17:06 WIB
Pegadaian dan Pos batal...
Pegadaian dan Pos batal IPO, politis atau bisnis?
A A A
Sindonews.com - Tidak direstuinya dua Badan Usaha Milik Negara (BUMN), yakni PT Pos dan PT Pegadaian untuk melakukan pencatatan saham perdana (initial public offering/IPO) tahun ini menimbulkan pertanyaan pengamat BUMN sekaligus mantan Sekretaris Menteri BUMN, Said Didu.

Sekretaris Menteri BUMN periode 2005-2010 ini mempertanyakan alasan pemerintah membatalkan IPO BUMN jasa gadai dan perposan tersebut. "Saya masih belum tahu, apakah ini (membatalkan IPO Pegadaian dan Pos Indonesia), pertimbangannya murni bisnis atau ada muatan politis?" terang Said saat dihubungi, Jumat (25/1/2013).

Pasalnya, kata dia, tahun ini merupakan tahun politik. Dimana persiapan memperebutkan kursi RI I yang akan diselenggarakan tahun 2014 mendatang, berpotensi menimbulkan pengaruh dalam sejumlah keputusan yang diambil pemerintah. "Karena tahun ini kan tahun politik," tegas dia.

Sementara itu, Said menegaskan, bahwasanya yang terjadi bukanlah gagal IPO, melainkan pemerintah memang tidak berencana menjadikan dua perusahaan pelat merah tersebut sebagai perusahaan publik.

"Kemarin itu bukan gagal IPO, tetapi memang pemerintah tidak mengusulkan adanya privatisasi BUMN (Pos dan Pegadaian) di tahun ini," tutur dia.

Seperti diketahui, Menteri BUMN Dahlan Iskan sebelumnya menyatakan, PT Pegadaian dan Pos Indonesia belum akan IPO pada tahun ini lantaran tidak mendapat restu dari Komite Privatisasi. Alasannya, PT Pos Indonesia terganjal masalah revaluasi, sedangkan Pegadaian dikhawatirkan menjadi perusahaan yang berorientasi laba.

Padahal sebelumnya, Kementerian BUMN menargetkan bisa mencatatkan tiga perusahaan BUMN di lantai Bursa pada 2013. Ditolaknya dua BUMN tersebut, menyebabkan hanya akan ada satu BUMN yang kemungkinan akan IPO tahun ini. BUMN tersebut adalah Semen Baturaja yang merupakan carry over dari tahun lalu.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BUMN Diminta Perbaiki...
BUMN Diminta Perbaiki Kinerja Sebelum IPO
IPO BUMN Mandek, OJK...
IPO BUMN Mandek, OJK Bilang Begini
4 Anak BUMN Bakal Melantai...
4 Anak BUMN Bakal Melantai di Bursa Tahun Depan, Ini Profil Singkatnya
6 BUMN Gagal Bersinar...
6 BUMN Gagal Bersinar Meski Sudah IPO, Erick Thohir Enggan Merinci Daftarnya
Pakar Pasar Modal: IPO...
Pakar Pasar Modal: IPO Berbeda dengan Privatisasi
IPO PHE Resmi Ditunda,...
IPO PHE Resmi Ditunda, Wamen BUMN: Menunggu Momentum yang Pas
Berita Terkini
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
39 menit yang lalu
Bunga Mulai 1,75%! BRI...
Bunga Mulai 1,75%! BRI KPR Hadirkan Solusi Paling Ringan untuk Miliki Rumah Impian
1 jam yang lalu
Danantara Bantah Isu...
Danantara Bantah Isu Pemilik Tabungan Rp3 Miliar Wajib Beli Patriot Bond
1 jam yang lalu
Pertamina Akselerasi...
Pertamina Akselerasi Transisi Energi Melalui Program Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon
1 jam yang lalu
IFG Life Beri Proteksi...
IFG Life Beri Proteksi 10 Ribu Pelari di Ajang Yellow Run 2026
1 jam yang lalu
Klarifikasi Purbaya...
Klarifikasi Purbaya soal Isu Mundur: Sebagian Informasinya Betul, Sebagian Salah
1 jam yang lalu
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved