Laba operasional Dragon Oil turun 8%

Selasa, 12 Februari 2013 - 15:41 WIB
Laba operasional Dragon...
Laba operasional Dragon Oil turun 8%
A A A
Sindonews.com - Produsen minyak Dubai, Dragon Oil mengalami penurunan laba operasional hingga 8% pada 2012. Meski demikian, perusahaan memutuskan untuk meningkatkan dividen sebesar 50% pada operasinya di Turkmenistan, guna meraih pendapatan yang lebih besar.

Dilansir RTE, Selasa (12/2/2013), Dragon Oil membukukan laba tahunan sebesar USD790,9 miliar, lebih kecil dibandingkan 2011 sebesar USD856,2 miliar. Keuntungan rendah terjadi akibat biaya operasi di lapangan lebih tinggi, meski produksi minyak naik 10 persen dan harga pokok penjualan meningkat pada 2012.

Dragon Oil mengatakan telah merekomendasikan membayar 30 sen per saham dalam dividen setahun penuh, 50% lebih tinggi dari 20 sen yang dibayarkan tahun lalu.

Perusahaan Uni Emirat Arab itu mengaku telah menghasilkan pendapatan sebesar USD1,16 miliar dari operasinya pada 2012. Produksi tahun ini akan berada di bawah bimbingan pertumbuhan tahunan 10-15%, dan output tumbuh sekitar 15% pada 2014-2015.

Dragon Oil juga baru-baru ini memenangkan penawaran untuk eksplorasi minyak di Irak dan Afghanistan sebagai bagian dari rencana memperluas basis usahanya di Turkmenistan.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pertamina Beberkan Pentingnya...
Pertamina Beberkan Pentingnya Membangun Kilang Minyak Baru di Tanah Air
Lifting Minyak Saban...
Lifting Minyak Saban Tahun Turun Dianggap Wajar, Ini 5 Penyebabnya
34 Tahun Tanpa Kilang...
34 Tahun Tanpa Kilang Minyak Baru di Indonesia, Dua Faktor Ini Penyebabnya
Kilang Dumai Setop Beroperasi...
Kilang Dumai Setop Beroperasi Pascaledakan, Begini Cara Pertamina Amankan Pasokan BBM
Penampakan Kebakaran...
Penampakan Kebakaran Hebat Kilang Minyak Cilacap
BREAKING NEWS! Tangki...
BREAKING NEWS! Tangki Kilang Minyak Cilacap Terbakar
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
4 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
4 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
4 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
6 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
6 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
6 jam yang lalu
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved