Perikanan tangkap perlu disinergikan Blue Economy

Kamis, 14 Februari 2013 - 11:29 WIB
Perikanan tangkap perlu...
Perikanan tangkap perlu disinergikan Blue Economy
A A A
Sindonews.com - Menteri Kelautan dan Perikanan, Sharif Cicip Sutardjo menyatakan, pengembangan industrialisasi perikanan tangkap perlu disinergikan dengan penerapan Blue Economy (ekonomi biru).

Dia berharap, pola tersebut dapat melakukan transformasi untuk meningkatkan daya saing, produktivitas, dan nilai tambah dari sub sektor perikanan tangkap secara berkelanjutan. Apalagi saat ini produksi perikanan tangkap mencapai 5,5 juta ton per tahun.

Menurutnya, tidak hanya hanya volume produksi saja yang meningkat, tapi nilai tambah dan memberi dampak bagi peningkatan kesejahteraan rakyat melalui penciptaan lapangan kerja. "Kami berupaya untuk mendorong agar usaha perikanan tangkap bergairah. Salah satunya, agar para pelaku usaha memanfaatkan potensi perikanan yang ada di ZEE dan laut lepas," kata Cicip, seperti dikutip dari situs resmi Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Kamis (14/2/2013).

Dia menjelaskan, untuk mendukung program tersebut, KKP telah membuat Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor PER 12/MEN/2012 tentang Usaha Perikanan Tangkap di Laut Lepas dan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor PER.30/MEN/2012 tentang Usaha Perikanan Tangkap di WPP-NRI.

Seperti diketahui, usaha perikanan tangkap di laut lepas meliputi wilayah Samudera Hindia dan Samudera Pasifik serta dapat dilakukan dengan menggunakan kapal perikanan berukuran di atas 30 GT dengan ketentuan harus didaftarkan oleh Pemerintah pada organisasi pengelolaan perikanan regional.

"Dengan Permen ini diharapkan kegiatan penangkapan ikan di laut lepas dapat meningkatkan hasil tangkapan yang berdampak pada meningkatnya ekspor hasil perikanan," ujar Cicip.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kementerian Kelautan...
Kementerian Kelautan dan Perikanan Berhentikan Dirjen Perikanan Tangkap
Menteri Kelautan dan...
Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo Ditangkap KPK
Meski Ada Pandemi, Nilai...
Meski Ada Pandemi, Nilai Ekspor Perikanan Meningkat Jadi USD1,24 Miliar
RI Rangking 4 Eksportir...
RI Rangking 4 Eksportir Perikanan ke China, Atdag: Aturan Rumit
KKP Berikan Stimulus...
KKP Berikan Stimulus Bagi Pembudidya Ikan
Dorong Industrialisasi...
Dorong Industrialisasi Rumput Laut Nasional Demi Genjot Nilai Ekspor
Berita Terkini
Zero ODOL Dinilai Jadi...
Zero ODOL Dinilai Jadi Titik Awal Perkuat Keselamatan Transportasi
8 menit yang lalu
PFII Ditargetkan Beroperasi...
PFII Ditargetkan Beroperasi Tahun Ini, Purbaya Bocorkan Penentuan Lokasi
19 menit yang lalu
PLN EPI-eFUELS SEA Jajaki...
PLN EPI-eFUELS SEA Jajaki Pengembangan Rantai Pasok Hidrogen Hijau RI-Singapura
58 menit yang lalu
93 Proyek Hidrogen Siap...
93 Proyek Hidrogen Siap Dikembangkan di Indonesia, Nilainya Tembus Rp32 Triliun
1 jam yang lalu
Bos DJP soal Libatkan...
Bos DJP soal Libatkan Babinsa Awasi Pajak: Tak Perlu Digoreng-goreng
1 jam yang lalu
Bittime: Pasar Tokenisasi...
Bittime: Pasar Tokenisasi Aset RI Diramal Sentuh USD88 Miliar di 2030
2 jam yang lalu
Infografis
Perlu Diwaspadai, Ini...
Perlu Diwaspadai, Ini 15 Tanda Tubuh Kelebihan Kafein
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved