Cepu dan EOR jadi tumpuan lifting migas 2014

Kamis, 14 Februari 2013 - 20:11 WIB
Cepu dan EOR jadi tumpuan...
Cepu dan EOR jadi tumpuan lifting migas 2014
A A A
Sindonews.com - Sidang Kabinet Paripurna (SKP) yang dipimpin oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di kantor Presiden hari ini memberikan atensi pada tiga hal pokok di bidang ekonomi, yaitu peningkatan lifting migas, swasembada pangan, dan peningkatan infrastruktur.

Menko Perekonomian Hatta Rajasa kepada wartawan seusai Sidang Kabinet Paripurna menjelaskan, terkait dengan lifting migas, pemerintah mentargetkan pada 2014 mendatang produksi migas di dalam negeri sudah harus mencapai 1 juta barrel baik dari sisi gas maupun crude oil.

“Target kita pada 2014 sudah harus mencapai 1 juta barel oil yang datang dari dua sisi yaitu Cepu dan Enhanced Oil Recovery (EOR),” papar Hatta di istana Presiden, Jakarta, Kamis (14/2/2013).

Berkaitan dengan hal tersebut, Hatta mengungkapkan, pemerintah akan mengeluarkan skema baru untuk merangsang investasi di sektor EOR terutama investor kelas menengah nasional, contohnya melalui skema insentif pembagian hasil.

“Dalam dua minggu skema draf itu akan selesai sehingga kita bisa mengenjot Pertamina untuk bisa bekerjasama dengan pola yang tidak terlalu njelimet, akan tetapi akuntabilitasnya tetap terjaga,” imbuh Hatta.

Selain itu, dalam upaya meningkatkan lifting migas, pemerintah juga melakukan langkah-langkah untuk meningkatkan eksplorasi. “Kita menginginkan (eksplorasi) meningkat karena nasib umur migas kita sangat tergantung pada upaya menemukan cadangan baru.

"Untuk itu maka pemerintah akan mencari formula baru yang memungkinkan daerah resiko tinggi (remote area) menjadi menarik dengan pola bagi hasil yang menarik dengan tetap mengutamakan kepentingan nasional kita,” urai Hatta.

Langkah lain yang dilakukan dalam peningkatan lifting migas adalah penggunaan energi terbarukan dan konversi energi serta mempercepat penggunaan gas.

“Target kita adalah kita bisa menahan laju penggunaan BBM Bersubsidi yang diperkirakan terus meningkat dengan pertumbuhan ekonomi yang semakin meningkat. Pada 2014 PLTP kita targetkan sudah diatas 2.000-an Megawatt,” jelas Hatta.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Lifting Minyak RI Kuartal...
Lifting Minyak RI Kuartal I 2024 Tembus 567 Ribu BOPD
Dekati Target APBN,...
Dekati Target APBN, Lifting Minyak Semester I/2020 Capai 94,5%
Ditanya Target Lifting...
Ditanya Target Lifting Migas 2023, Menteri ESDM: Minyaknya Enggak, Gas Insya Allah
Tak Capai Target, Lifting...
Tak Capai Target, Lifting Minyak Kuartal I-2023 hanya 612 Ribu Barel per Hari
Kuartal I/2020, Lifting...
Kuartal I/2020, Lifting Migas Capai 90,4%
Lifting Migas Kuartal...
Lifting Migas Kuartal I 2022 Masih di Bawah Target, Ini Kendalanya
Berita Terkini
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
7 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
7 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
8 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
8 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
8 jam yang lalu
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
8 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved