PT KAI akan prioritaskan kereta barang

Selasa, 26 Februari 2013 - 16:12 WIB
PT KAI akan prioritaskan...
PT KAI akan prioritaskan kereta barang
A A A
Sindonews.com - PT Kereta Api Indonesia (KAI) ingin merubah fungsi dan peranan layanannya. Jika selama ini berorientasi pada kereta penumpang, ke depan mereka akan lebih banyak melayani kereta untuk kepentingan bisnis.

Humas PT KAI Daops 5 Yogyakarta, Sri Winarto mengatakan, layanan kepada penumpang dan barang telah menjadi bagian yang harus dilakukan oleh KAI. Selama ini porsi kereta penumpang lebih mendominasi dengan prosentase 60 persen dan barang 40 persen.

“Kedepan prosentase ini akan dibalik, dan kereta barang lebih diutamakan,” jelas Winarto di Yogyakarta, Selasa (26/2/2013).

Untuk memaksimalkan layanan ini, PT KAI akan menambah sekitar 144 lokomotif baru. Sebanyak 44 lokomotif akan dioperasionalkan di Sumatera dan 100 lokomotif di Jawa. Mereka juga masih akan menambah gerbong datar untuk layanan kereta barang.

Setiap gerbong ini akan dipakai untuk mengangkut peti kemas atau container dengan bobot mencapai 40 ton per gerbong. “Sekarang kita baru memiliki 700 unit gerbong datar dan kebanyakan dipakai di jaur utara Jawa,” tandasnya.

Gerbong-gerbong ini, sebagian akan diproduksi di dalam negeri oleh PT Inka. Sebagian lainnya akan diimpor dari China. Sementara seluruh lokomotif diimpor dari General Electric Amerika. “2014, jalur ganda di utara sudah selesai, jadi persiapan infrastruktur fisik sudah tidak ada masalah,” tuturnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Harga Tiket Kereta Api...
Harga Tiket Kereta Api Jarak Jauh Naik 40%
KAI Tambah Kereta Jarak...
KAI Tambah Kereta Jarak Jauh, Ini Rincian Rute dan Jadwalnya
KA Lokal Daop I Jakarta...
KA Lokal Daop I Jakarta Masih Belum Operasi hingga 31 Juli 2020
5 KA Jarak Jauh Beroperasi...
5 KA Jarak Jauh Beroperasi dari Daop 1 Jakarta Mulai 3 Juli 2020, Ini Daftarnya
KAI Siapkan Protokol...
KAI Siapkan Protokol Khusus Hadapi Skenario New Normal
Waktu Perjalanan KA...
Waktu Perjalanan KA Akan Singkat dan Jadwal Keberangkatan Berubah, Awas Telat!
Berita Terkini
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
44 menit yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
1 jam yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
1 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
4 jam yang lalu
Cargo Murah Kian Dibutuhkan...
Cargo Murah Kian Dibutuhkan di Tengah Meningkatnya Aktivitas Pengiriman Barang
11 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
11 jam yang lalu
Infografis
Negara NATO Ini Klaim...
Negara NATO Ini Klaim akan Diinvasi Rusia dalam Beberapa Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved