Industri tekstil Jabar siap lakukan relokasi

Selasa, 12 Maret 2013 - 19:24 WIB
Industri tekstil Jabar...
Industri tekstil Jabar siap lakukan relokasi
A A A
Sindonews.com - Sekretaris Jenderal Asosiasi Pertekstilan Indonesia (Api) Jawa Barat (Jabar), Kevin Hartanto menjelaskan, selain menghadapi ketidakpastian pasar, industri tekstil dan produk tekstil (TPT) di Jabar juga menghadapi kondisi sulit, akibat tingginya beban operasional.

Menurutnya, kenaikan upah minimum kota (UMK), tarif listrik, dan sejumlah komponen pokok lainnya, cukup membebani industri TPT. Apalagi, industri ini mempekejakan ribuan karyawan.

"Industri TPT di Jabar pilihannya hanya dua. Gulung tikar atau relokasi. Kalau tetap bertahan, pasti akan menghadapi posisi sulit," katanya, di Bandung, Selasa (12/3/2013).

Dia menuturkan, tingginya biaya operasional tidak sebanding dengan margin yang didapat. Tak heran, sebagian besar industri TPT di Jabar bersiap merelokasi pabriknya ke daerah lain di Jabar atau Jateng.

Saat ini, lanjutnya, sejumlah industri telah bersiap merelokasi pabriknya ke daerah lain. Upaya relokasi, tidak bisa dilakukan tergesa-gesa. Relokasi mesti mempertimbangkan tenaga kerja, aset, serta komponen lainnya. Industri TPT sedang mencari daerah dengan UMK terjangkau. Beberapa daerah di Jateng, dinilai masih mematok UMK rendah.

"Yang jelas, persiapan dilakukan dari sekarang tida lewat tahun depan. Karena, 2014 pemerintahan akan fokus menghadapi pergantian politik nasional. Itu akan semakin memberatkan industri kami," ujar Kevin.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Diproduksi di Solo,...
Diproduksi di Solo, GSP Siap Pasok Kain American Drill ke Pasar Domestik dan Global
Memahami Pentingnya...
Memahami Pentingnya Kapas Berkualitas Dorong Kesuksesan Industri Tekstil
Kolaborasi dengan MC...
Kolaborasi dengan MC Texstyle, Vira Tandia: Memudahkan Pelanggan Mendapat Bahan Kain Berkualitas
Diacak-acak Barang Impor,...
Diacak-acak Barang Impor, Juragan Tekstil Sempat Nangis Darah
Permendag 8/2024 Bakal...
Permendag 8/2024 Bakal Direvisi Disambut Baik Asosiasi Tekstil
Mendorong Industri Tekstil...
Mendorong Industri Tekstil Tanah Air Mengedepankan Bisnis Berkelanjutan
Berita Terkini
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
9 menit yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
33 menit yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
1 jam yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
2 jam yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
2 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
5 jam yang lalu
Infografis
Amnesty Internasional...
Amnesty Internasional Tegaskan Israel Lakukan Genosida di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved